
Kamu pernah kepikiran gimana rasanya jadi bos di kerajaan maut? Hundred Nights: DIFU, game simulasi kelola neraka bergaya Two Point Hospital, siap menjawab rasa penasaranmu. Dikembangkan oleh PixelsCove Games menggunakan Unreal Engine 5, game ini membawa tema mitologi Tiongkok soal "Di Fu" (alam baka) dengan sentuhan ringan dan humor. Dalam demo yang dipamerkan di Bilibili Game First Look, tim 8 orang berhasil menyuguhkan konten 2–3 jam yang bikin ketagihan.
Gameplay Hundred Nights: DIFU yang Unik dan Bebas
Berbeda dari kesan gelap yang mungkin kamu bayangkan, game ini justru santai dan penuh kebebasan. Mekanisme intinya mirip Two Point: jiwa-jiwa datang, melewati persidangan, lalu dihukum di tembok tembaga, minum soup Meng Po untuk hapus ingatan, dan akhirnya reinkarnasi. Kamu mendapat koin neraka sebagai pendapatan utama dari setiap hukuman.
Bangunan bisa ditempatkan bebas tanpa grid, bahkan dipindah kapan saja. Tapi waspada: jika arus jiwa macet, mereka berubah jadi arwah penasaran yang harus diusir dengan hired yokai master. Ada juga elemen dekorasi fungsional seperti fire basin di bawah tiang tembaga yang meningkatkan efisiensi hukuman. Fisika angin juga memengaruhi aliran jiwa, lho!

Kamu bebas menggali tanah, membuat jembatan rantai untuk menghubungkan area, dan membuka zona baru seperti Fengdu City, tempat jiwa dengan sisa umur hidup berdampingan. Rencana konten tambahan meliputi event random dan adaptasi mitos klasik macam Kera Sakti vs Huan Ma, serta Pisah Gunung untuk Selamatkan Ibu — keren banget!

Buat kamu yang suka manajemen kreatif tanpa tekanan, game ini wajib masuk wishlist. Baca selengkapnya di Automaton dan jangan lupa cek berita Japanese Gaming lainnya di Popshck. Udah siap jadi raja neraka yang santai? Share pendapatmu di kolom komentar!