
Koleksi Dragon Ball Carddass kembali mencuri perhatian setelah tampil di acara Anata no Otakara Haumatchi (BS-TBS) pada 20 Juli 2026. Seorang tamu membawa album kartu langka miliknya, dan hasil penilaian sang buyer membuat banyak penonton tercengang: satu file Carddass Dragon Ball dihargai 40.000 yen, sementara total seluruh koleksi mencapai 109.200 yen. Menariknya, appraiser menjelaskan bahwa nilai ini melonjak karena jumlah kolektor Dragon Ball terus bertambah, dan barang-barang terkait waralaba Akira Toriyama diperkirakan akan tetap panas di pasar sekunder.
Mengapa Kartu Dragon Ball Carddass Begitu Berharga?
Alasan utamanya, menurut buyer di acara tersebut, adalah makin banyaknya penggemar yang berburu memorabilia retro. Dragon Ball Carddass sendiri pertama kali dirilis pada era 1980-an dan menjadi fondasi budaya trading card di Jepang. Kualitas cetak, desain karakter ikonik, dan kelangkaan edisi tertentu membuatnya diburu hingga kini. Dalam episode itu, koleksi tamu juga mencakup Nike Air Max 95 yang sudah rusak, kartu asli J.League, serta stiker Bikkuriman yang salah satunya (Super Zeus) diestimasi 20.000–30.000 yen. Tapi sorotan utama tetap pada file Carddass Dragon Ball yang dinilai paling bernilai.

Sang tamu berniat mengumpulkan dana 6 juta yen untuk liburan ke Italia bersama istrinya, sehingga ia rela melepas koleksi berharganya. Kisah ini mengingatkan kita bahwa hobi yang dulu dianggap mainan anak-anak kini bisa menjadi investasi serius. Untuk kamu yang baru terjun ke dunia koleksi kartu Dragon Ball, perhatikan kondisi fisik, kelengkapan set, dan tahun rilis—semakin tua dan langka, semakin tinggi potensi nilainya.

Buat yang penasaran dengan dinamika pasar trading card Jepang, kamu bisa baca selengkapnya di sini atau jelajahi berita Japanese Toys/Collectibles lainnya di portal kami. Siapa tahu di rumahmu juga tersimpan harta karun yang tak terduga. Pantau terus info koleksi terbaru, ya—jangan sampai kehabisan kesempatan!