Steam Deck Jepang Naik Harga Hingga 53 Ribu Yen

Kabar pahit buat para gamer Jepang yang masih menanti giliran mendapatkan Steam Deck. Valve resmi mengumumkan kenaikan harga hingga 53.180 yen (sekitar 5,7 juta rupiah) untuk semua varian handheld gaming ini, seperti yang dilaporkan oleh GameSpark pada 1 Juni 2026.
Kenaikan ini cukup mengejutkan mengingat Steam Deck sudah beberapa bulan terakhir mengalami status sold-out di berbagai retailer Jepang—dan kabarnya situasi tersebut masih belum berubah. Artinya, para pembeli yang sudah booking atau menunggu restock harus merogoh kocek lebih dalam.
Valve belum merinci model mana saja yang terkena dampak kenaikan tertinggi tersebut. Namun, dengan lonjakan hingga lebih dari 53 ribu yen, bisa dipastikan model teratas (seperti versi 512GB atau 1TB) yang paling terpukul. Bagi yang sedang mengincar Steam Deck sebagai portable PC gaming, ini jelas menjadi pertimbangan berat.

Fenomena ini juga mencerminkan tren harga komponen global yang terus melambung. Jepang, sebagai salah satu pasar utama Steam Deck, mengalami tekanan dari fluktuasi yen dan biaya logistik. Padahal, permintaan di Negeri Sakura sangat tinggi—terbukti dari status sold-out yang berkepanjangan.

Bagi kalian yang sudah keburu mesen, siap-siap bayar ekstra. Buat yang masih nunggu stok, mungkin saatnya mempertimbangkan alternatif atau sabar menunggu gelombang berikutnya. Apakah kenaikan ini bikin kalian berpikir ulang? Tulis pendapatmu di kolom komentar, ya!