Square Enix Raup Laba Naik 34 Persen Berkat Dragon Quest

Square Enix Holdings baru saja merilis laporan keuangan untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2026. Hasilnya cukup menggembirakan: laba operasional melonjak 34,9 persen menjadi 54,736 miliar yen. Pendorong utamanya adalah penjualan kuat dua judul baru Dragon Quest yang langsung laris manis di pasaran.
Segment Digital Entertainment menjadi bintang utama. Dragon Quest I&II dan Dragon Quest VII Reimagined berhasil mendongkrak pendapatan secara signifikan. Kedua game ini dianggap sukses besar karena mampu menarik baik pemain lama maupun generasi baru. Selain itu, bisnis Amusement dan Rights & Property juga ikut menyumbang pertumbuhan yang solid.

Meski begitu, tidak semua lini bisnis mencatatkan hasil positif. Penjualan bersih secara keseluruhan justru turun 8,3 persen menjadi 297,661 miliar yen. Penurunan ini sebagian besar dipengaruhi oleh bisnis MMO, terutama Final Fantasy XIV, yang mengalami penurunan pendapatan setelah ekspansi Dawntrail yang dirilis tahun sebelumnya.
Di sisi lain, segmen smart device dan PC browser berhasil memperbaiki margin meskipun pendapatannya menurun. Diversifikasi metode pembayaran disebut menjadi kunci peningkatan profit di lini ini. Sementara bisnis Amusement dan Rights & Property terus tumbuh berkat penjualan merchandise dan royalti dari berbagai IP besar milik Square Enix.
Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham induk naik 21,3 persen menjadi 29,616 miliar yen. Angka ini menunjukkan bahwa strategi Square Enix untuk fokus pada judul-judul berkualitas tinggi mulai membuahkan hasil yang nyata.

Dengan Dragon Quest VII Reimagined yang masih akan terus dijual sepanjang tahun, prospek Square Enix untuk periode berikutnya terlihat cukup cerah. Para gamer Indonesia tentu berharap kesuksesan ini bisa mendorong lebih banyak rilis lokal atau event menarik di masa depan.
Udah nggak sabar nunggu Dragon Quest baru selanjutnya? Langsung drop komentar di bawah dan ajak teman-teman kamu diskusi!