featured

Kabar duka sekaligus bahagia bagi para penggemar Seraph of the End: Vampire Reign (atau Owari no Seraph dalam romaji asli): manga legendaris ini resmi akan tamat! Pengumuman disampaikan melalui afterword di volume 36 yang rilis di Jepang pada 1 Mei 2026. Volume terakhir, yang ke-37, akan menutup babak panjang serialisasi yang dimulai sejak 2012 di majalah Jump SQ. milik Shueisha. Sudah 14 tahun penuh aksi, drama, dan tema gelap yang bikin nagih!

Dibuat oleh tim kreator andalan: penulis Takaya Kagami (yang juga dikenal lewat The Legend of the Legendary Heroes), ilustrator utama Yamato Yamamoto, serta storyboard artist Daisuke Furuya. Cerita berlatar dunia pasca-apokaliptik di mana virus mematikan memusnahkan semua orang dewasa, meninggalkan anak-anak sebagai budak vampir haus darah. Tokoh utama, Yūichirō Hyakuya, memimpin perjuangan epik melawan kegelapan—sebuah narasi shonen seinen yang memadukan elemen horror vampir dengan pertarungan emosional mendalam, mirip campuran Attack on Titan dan Tokyo Ghoul, tapi dengan twist religius seraph yang unik.

Seraph of the End Vol. 35

Di luar Jepang, Viz Media merilis edisi cetak dan digital berbahasa Inggris di Amerika Utara—volume 33 baru saja keluar pada 9 September lalu. Chapter baru pun tayang simultan via Viz Media dan Shueisha's MANGA Plus, memudahkan kita ikuti tanpa lag! Adaptasi anime-nya juga ikonik: dua season masing-masing 12 episode tayang 2015, season pertama April dan kedua (arc Battle in Nagoya) Oktober, distreaming Funimation. Visual animenya memukau, meski banyak fans bilang manga asli punya kedalaman seni Yamamoto yang lebih gelap dan ekspresif.

Tak ketinggalan spin-off prequel novel oleh Kagami, Seraph of the End: Guren Ichinose Catastrophe at Sixteen, yang diadaptasi jadi manga 12 volume oleh Yo Asami dan tamat Februari 2022. Ini memperkaya lore, terutama backstory Guren yang tragis.

Seraph of the End Vol. 1-35 Set

Secara keseluruhan, Seraph of the End sukses karena balancing action brutal dengan eksplorasi tema keluarga, pengkhianatan, dan penebusan dosa di tengah apocalypse. Gaya seni Yamamoto yang dinamis—dari panel pertarungan vampir super ke close-up emosi mentah—jadikan tankōbon-nya wajib koleksi. Setelah 14 tahun, ending ini pasti bittersweet; apakah Yūichirō temukan harapan? (No spoiler, baca sendiri!)

Sudah siap koleksi volume terakhir