Schrödinger’s Call dan Fata Morgana Saling Puji

Visual novel The House of Fata Morgana sudah jadi legenda — lebih dari 5.000 ulasan di Steam dengan rating 94% positif. Kini sang kreator, Hanada Keika (NOVECT), memberikan respect penuh kepada pendatang baru: Schrödinger's Call.
Game garapan Acrobatic Chirimenjako ini rilis di Nintendo Switch dan PC (Steam) pada 28 Mei 2025. Dalam wawancara eksklusif, Keika memuji habis-habisan. “Visualnya memukau, sound design-nya matang, dan setiap nada punya peran penting. Efek audio langsung menusuk perasaan pemain,” ujarnya. Prestasi Schrödinger's Call nggak main-main — mereka menyabet Grand Prize di GAME BBQ vol.1, kompetisi dari Shueisha Game Creators CAMP.
Tapi respek nggak berjalan satu arah. Tim Acrobatic Chirimenjako (Achabox, ame, Nyojishi Hoshi) mengaku belajar banyak dari Fata Morgana, terutama soal info delivery yang kompleks tapi tetap intuitif. “Mereka menggunakan teks dan foreshadowing untuk membimbing pemain tanpa membuat bingung — itu benar-benar inspirasi,” jelas mereka.

Uniknya, pengembangan Schrödinger's Call memakan waktu 4 tahun hanya dengan 3 orang. Mereka menerapkan workflow paralel: skenario, musik, dan visual dikerjakan bersamaan dan disesuaikan secara real-time tanpa pipeline linier. Hasilnya? Harmoni narasi dan audio yang begitu erat.
Keika juga ngasih bocoran soal proyek terbarunya, Project Code M. Ia menjanjikan struktur lebih logis dan penekanan lebih pada emosi pemain ketimbang Fata Morgana sendiri. Penasaran? Kami tunggu kabar selanjutnya!

Udah cobain Schrödinger's Call atau The House of Fata Morgana? Tulis pendapat kamu di kolom komentar dan share ke teman-teman visual novel lovers!