featured

Bayangkan mengendalikan kepala Demon King yang terputus dan harus berguling-guling merebut kembali tahtanya. Itulah inti Kādo Maō: Atama dake ni Natte mo!, game roguelite aksi karya solo developer YuWave yang akan rilis 29 April 2026 seharga 1.500 yen.

Meski berlabel turn-based roguelite, game ini menyuguhkan aksi yang jauh lebih dinamis berkat sistem grid berbasis kartu. Pemain dan musuh bergerak seperti kartu di papan, lengkap dengan preview serangan musuh sebelum giliranmu. Kamu boleh memasukkan hingga dua perintah gerakan setiap turn, membuka peluang untuk menghindar atau melakukan parry yang presisi.

Menghindar berarti keluar dari jangkauan serangan di gerakan kedua sekaligus memicu kemampuan khusus. Sementara parry dilakukan dengan keluar lalu kembali ke posisi semula dalam satu turn yang sama. Kombinasi ini membuat pertempuran terasa cepat dan penuh keputusan taktis meski tetap turn-based.

Cerita berlangsung dalam tujuh chapter dengan pilihan yang mengarah ke tiga akhiran berbeda. Kamu akan menghadapi Black Dragon Queen Heira sambil membangun kembali kekuatan Demon King yang kini hanya berupa kepala berguling.

Gameplay grid dan preview serangan

YuWave merancang setiap mekanik dengan cermat. Preview serangan memberi waktu untuk merencanakan, sementara batas dua gerakan memaksa pemain memilih antara menyerang, bertahan, atau memancing musuh. Hasilnya adalah roguelite yang terasa segar di tengah maraknya game aksi cepat.

Dengan harga terjangkau dan tanggal rilis yang sudah dekat, Kādo Maō layak masuk daftar wishlist gamer yang suka tantangan strategis berpadu elemen aksi.

Udah nggak sabar lihat kepala Demon King ini berguling di layar? Langsung wishlist dan ajak teman diskusi di komentar!