featured

Bayangkan Anda terpaku di kubah planetarium 360 derajat, lukisan impresionis Claude Monet berputar ditemani langit berbintang, sementara alunan Clair de Lune Debussy mengalun hidup dari panggung. Pengalaman mewah ini kini bertambah panjang! Konica Minolta Planetaria TOKYO mengumumkan perpanjangan Planetarium Concert -Monet o Meguru Classic-, dengan penampilan tambahan dari 16 Mei hingga 12 Juli 2026. Acara spesial yang memperingati 100 tahun wafatnya Monet ini langsung viral di kalangan pecinta seni Tokyo.

image2

KokonQuartet—ensembel kuartet dawai dengan dua biola, viola, dan kontrabass—akan memainkan sembilan karya klasik ikonik secara live. Sorotan utama: Gymnopédie karya Erik Satie yang melankolis, Clair de Lune dan La fille aux cheveux de lin dari Claude Debussy, serta Pavane pour une infante défunte Maurice Ravel. Uniknya, mereka pakai kontrabass alih-alih cello untuk rentang suara lebih luas, ciptakan harmoni yang lebih dalam menyatu dengan visual Monet. Durasi pertunjukan sekitar 50 menit, tiket Rp700 ribuan (4.400 yen termasuk pajak).

Jadwal padat di akhir pekan dan Jumat tertentu: mayoritas pukul 14:15, plus dua sesi malam pukul 19:15 di Mei-Juli 2026. Semua kursi gratis, masuk berdasarkan nomor seating. Tiket mulai dijual 18 April 2026 pukul 10:00 via sistem elektronik ticket board. Ini kesempatan langka bagi penggemar budaya Jepang yang suka campuran seni Barat ala Tokyo—mirip event premium seperti konser holografik idol, tapi lebih elegan dan intim.

image3

Buruan cek situs resmi dan amankan spotmu—pengalaman Monet di planetarium ini bakal jadi cerita Instagram paling aesthetic tahun ini! Ikuti update di portal kami untuk info lengkap.