Oni Sazaetori Rilis Steam Jadi ‘Sushi’ Gara-Gara Aturan!

Wah, kejadian kocak nih dari developer indie Jepang! Kodama Kawashiri baru saja merilis game 2D action berjudul Oni Sazaetori di Steam untuk PC pada 17 April kemarin. Tapi, begitu buka store page, yang muncul malah nama "Sushi" dengan tombol beli bertuliskan "Buy Sushi". Bikin pemain bingung setengah mati, ini game sushi apa pemburu monster laut?!

Masalahnya? Aturan Steam yang ketat banget. Setelah store page direview dan dirilis, nama game nggak bisa diubah sembarangan. Kawashiri kemungkinan besar masukin placeholder "Sushi" saat awal registrasi Steamworks, karena biaya registrasinya nggak bisa direfund kalau ganti nama. Buat indie dev seperti dia, ini jebakan maut! Untungnya, ada cara keluar: unlock "profile features" lewat kesuksesan komersial, seperti nambah trading cards, badges, atau achievements. Jadi, butuh penjualan bagus dulu nih biar nama beneran bisa diganti.

Gameplay-nya sendiri seru abis, ala indie Jepang yang kreatif! Kamu kendalikan goblin Nekubi—makhluk satu mata, satu tanduk—pake WASD buat gerak dan klik kiri mouse buat tusuk sea creatures pake tanduknya. Ada oxygen bar yang harus dijaga, combo system di mana poin double kalau udah 10 hit ke atas, target 10.000 poin, plus Zukan encyclopedia buat koleksi ikan dan kerang yang ditangkap. Harganya murmer, cuma 470 yen (termasuk pajak), cocok buat nyicipin vibe arcade Jepang ala Steam!
Ini klasik banget masalah indie dev Jepang di platform global. Kayak era Comiket di mana prototype game sering pake judul sementara, tapi Steam bikin lebih ribet. Kawashiri, yang terkenal dengan karya-karyanya yang unik, pasti lagi deg-degan nunggu sales naik biar bisa fix nama ini.
Udah penasaran sama Nekubi berburu sazae? Langsung cek Steam dan beli "Sushi" ini yuk! Drop komen di bawah, apa pengalaman absurd lo di Steam? Share ke temen gamer!