featured

Wah, kabar gembira buat fans JRPG! Nihon Falcom, sang raksasa RPG Jepang yang lahir sejak 1981, baru saja mengumumkan revisi besar-besaran pada perkiraan keuangan tahunan FY2026 (berakhir September 2026) per 13 Mei 2026. Mereka naikkan target penjualan bersih dari 26 miliar yen jadi 36 miliar yen, laba operasional dari 13 miliar jadi 22 miliar yen, laba biasa sama 22 miliar yen, plus laba bersih dari 9 miliar jadi 15 miliar yen. Gila, kan? Ini revisi signifikan yang bikin saham mereka langsung melesat!

Alasannya? Penjualan worldwide Trails in the Sky the 1st yang dirilis September 2025, melebihi ekspektasi kuartal kedua (periode interim). Game remake legendaris dari seri Trails ini lagi on fire, bro! Realisasi Q2 bahkan sudah lampaui forecast sebelumnya di semua lini: penjualan bersih, laba operasional, laba biasa, dan laba interim. Buat yang baru kenal, Nihon Falcom jagonya bikin RPG mendalam ala Dragon Slayer, Ys, dan Trails series yang lore-nya tebal banget, bikin pemain ketagihan berjam-jam.

Trails Sky hype

Tak cuma itu, Falcom juga rencanain rilis big di paruh kedua tahun ini: Kyouto Xanadu -Ouka Genmu- dan Trails in the Sky the 2nd. Lineup yang makin padat plus pengembangan IP baru bakal bikin biaya development naik, tapi hey, ini sinyal positif industri JRPG Jepang lagi bangkit! Ingat, Trails series emang ikonik di kalangan gamer Asia, dari PC sampe konsol modern, dengan cerita politik-epik yang nggak ada duanya.

Falcom future

Dengan track record Ys dan Trails yang selalu solid, revisi ini bukti kalau remake klasik masih jadi senjata ampuh di era remaster. Nihon Falcom lagi nunjukin kalau RPG Jepang nggak kalah saing sama gacha mobile atau open-world AAA. Pantau terus rilis mendatang, pasti makin hype!

Udah siap nostalgia Trails? Share pendapatmu di komentar dan tag temen gamer kamu biar ikut heboh!