
Sunborn bikin heboh di acara ulang tahun ke-10 seri Dolls Frontline di Shanghai! Mereka resmi umumkan kolaborasi super tak terduga antara SRPG turn-based Girls' Frontline 2: Exilium dengan drama tokusatsu legendaris Bi Robo Kabutack. Bayangin aja, heroine boneka taktis ala post-apocalyptic dunia bertemu pahlawan suit power-up klasik Jepang. Ini kolab yang bener-bener out of the box, bro!

Video promosi kolab ini langsung curi perhatian. Muncul karakter populer dari game sebelumnya, AK-12, yang jadi ikon fans. Video ditutup siluet misterius yang nge-hint kolaborasi tambahan: ada pahlawan suit power-up dan figur hero raksasa ala anime, plus karakter seri sebelumnya. Pasti bikin gacha hunter kegilaan nunggu detailnya!
Selain kolab, Girls' Frontline 2: Exilium dapat update besar. Mereka bakal implementasikan Shooter Mode top-down oblique, mirip escape shooter kayak Escape from Tarkov. Cocok banget buat variasi dari gameplay SRPG klasiknya yang F2P di PC dan mobile. Di sini, kamu komando gadis-gadis tactical doll di dunia akhir zaman, tanpa satu pun karakter pria playable—pure waifu army!

Sunborn juga teaser proyek baru. Girls' Frontline: Blue Butterfly Contract, shooter PvE co-op, rencana rilis 2026. Lalu, Reverse Collapse: F, shooter PvE co-op lanjutan dari Reverse Collapse: Nan Bakery Operation, dijadwalkan 2028. Seri ini emang jagonya campur taktik, shooting, dan lore mendalam, khas developer China yang ngerti selera gamer Asia.
Kolaborasi lintas genre kayak gini nunjukin betapa luasnya ekosistem gacha Jepang-China. Dari tokusatsu 90-an ke waifu shooter modern—ini bakal jadi event epic! Fans Dolls Frontline pasti udah gaspol pre-reg sekarang.
Udah nggak sabar liat AK-12 lawan Kabutack? Drop hype kamu di komentar dan share ke squad gacha-mu!