
Rapper muda berbakat Sonsi baru saja merilis video musik untuk lagu “KANOYA” dari album perdananya Nisemono yang dirilis pada 10 Juni 2026. MV yang langsung tayang di YouTube itu menarik perhatian karena seluruh proses syuting dilakukan di Kanoya, Kagoshima—kota tempat Sonsi kini menetap. Dengan menggunakan crane kamera raksasa, MV ini menyuguhkan perspektif sinematik yang memukau dari sudut-sudut kota yang personal, mulai dari alma mater sang rapper hingga deretan pertokoan di shopping street setempat.
MV KANOYA: Cerita Visual yang Dekat dengan Hati
Video musik “KANOYA” digarap oleh sutradara Inoue Aoi dan diproduseri oleh Koshy, sosok yang pernah bekerja dengan Chiba Yuki dan Watson. Kehadiran crane kamera—seperti yang terlihat pada alat dukung syuting berikut—memungkinkan pengambilan gambar udara yang dramatis, menyoroti suasana Kanoya yang tenang namun penuh kenangan. Sonsi, yang lahir pada 2004, memang tumbuh besar di kota ini dan memilih untuk tetap tinggal di sana meski karier musiknya mulai melejit.

Keputusan untuk syuting di lokasi yang sangat personal ini menjadi cerminan dari tema album Nisemono (yang berarti “palsu” dalam bahasa Jepang) — Sonsi seolah ingin menunjukkan bahwa kesuksesan tidak harus mengubah akar. Ia dikenal publik sebagai finalis program audisi ABEMA RAPSTAR 2025, dan sejak itu namanya mulai melambung di industri hip-hop Jepang. Single “KANOYA” sendiri menjadi ajang pembuktian bahwa ia bisa tetap autentik tanpa harus meninggalkan kampung halaman.

Dengan segala persiapan matang, konser solo perdana Sonsi bertajuk Honmono dijadwalkan berlangsung pada 8 Juli 2026 di Spotify O-EAST, Tokyo. Kabar terbaru, tiket konser tersebut sudah habis terjual—menandakan antusiasme penggemar yang luar biasa. Bagi kamu yang ingin tahu lebih dalam tentang perjalanan Sonsi, baca selengkapnya di sini atau intip berita Japanese Infotainment lainnya di portal kami.
Ikuti terus perjalanan Sonsi—dari Kanoya ke panggung Tokyo, ini baru awal dari kisah nyata seorang rapper yang tak pernah melupakan asalnya.