
Lebih dari dua dekade sejak serial drama legendarisnya booming, Ryo Nishikido kembali memerankan Haruto Aso dalam film 1 Liter of Tears yang dijadwalkan rilis pada 2027. Kabar ini langsung mengobarkan nostalgia penggemar di seluruh Asia, termasuk Indonesia. Sebuah video komentar yang menampilkan momen clap-up sang aktor baru saja dirilis di YouTube — dan isinya bikin merinding. Video tersebut juga dilengkapi foto-foto making yang memperlihatkan Nishikido di lokasi syuting, menambah antisipasi publik terhadap film yang telah lama dinantikan ini.
Kembalinya Nishikido ke Peran Ikonik
Dalam video tersebut, Nishikido mengungkapkan perasaannya saat menyelesaikan syuting. "Hari ini adalah hari yang tak terlupakan," ujarnya, seraya menambahkan bahwa "hidup itu sungguh indah." Film ini diadaptasi dari buku nonfiksi karya Aya Kito dan catatan ibunya, Choko Kito — kisah nyata perjuangan gadis muda melawan penyakit degeneratif yang menyentuh jutaan hati. Buku harian Aya telah menginspirasi banyak orang di seluruh dunia. Nishikido sendiri pernah membintangi versi drama Fuji TV tahun 2005, dan kini didapuk memerankan versi dewasa Haruto Aso yang menjadi dokter. Drama aslinya membentuk kariernya, dan kembalinya ia ke peran ini setelah hampir 20 tahun terasa sangat emosional bagi penggemar.
Tidak hanya Nishikido yang kembali — tema lagu film ini juga tetap setia pada dua karya legendaris Remioromen: 3月9日 (March 9th) dan 粉雪 (Konayuki), yang langsung membangkitkan rasa haru para penggemar lama. Kedua lagu ini telah menjadi simbol kisah 1 Liter of Tears, dan kehadirannya kembali di film versi baru akan menguatkan ikatan emosional penonton dengan cerita yang tak lekang oleh waktu.

Film ini diproduksi oleh Kyodo Television dan didistribusikan oleh S·D·P. Detail lebih lanjut bisa baca selengkapnya di sini. Untuk yang ingin mengikuti kabar terbaru dari jagat hiburan Jepang, jangan lewatkan berita Japanese Infotainment lainnya di portal kami.

Penantian panjang akhirnya terbayar. Siap-siap terharu lagi — karena air mata tak akan pernah habis untuk kisah ini. Film ini menjadi salah satu proyek paling dinantikan di industri hiburan Jepang, membuktikan bahwa warisan 1 Liter of Tears masih hidup di hati para penonton lintas generasi.