
Para penggemar manga dan musik dunia patut berbahagia. Duo gitar asal Meksiko, Rodrigo y Gabriela, baru saja merilis lagu baru berjudul “Monster” pada 10 Juni 2026. Lagu ini bukan sembarang rilisan — ia lahir dari inspirasi langsung manga ikonik karya Naoki Urasawa, MONSTER, dan mendapat sentuhan sang maestro sendiri.
Naoki Urasawa Turun Tangan: Sampul dan Video Musik Spektakuler
Urasawa, yang dikenal lewat karya seperti Monster, 20th Century Boys, dan Pluto, ternyata sudah lama menjadi penggemar berat Rodrigo y Gabriela. Koleksi rekaman mereka berserak di rak pribadinya. Pertemuan mereka bermula dari unggahan media sosial: Urasawa menemukan video duo itu sedang membawakan lagu tribute MONSTER saat tampil di Tokyo. Tanpa basa-basi, ia menghubungi mereka dan langsung menyetujui kerja sama.
Hasilnya? Urasawa menggambar langsung ilustrasi sampul single Monster dan mengarahkan video musik yang memukau. Video klip lagu ini menampilkan animasi gambar tangan khas Urasawa — gelap, psikologis, dan penuh simbolisme tentang dualitas manusia. Bagi penggemar setia, tontonan ini seperti kelas master seni gratis dari legenda hidup manga.

Lagu Monster sendiri merupakan singel pembuka dari album ketujuh mereka, OurHome. Duo pemenang Grammy untuk Best Contemporary Instrumental Album (2019) ini dikenal dengan permainan gitar akustik yang eksplosif — perpaduan flamenco, rock, dan folk yang enerjik. Dalam Monster, mereka mengeksplorasi sisi gelap psikologis manusia: konflik batin, ketakutan, dan bayang-bayang yang tak terhindarkan.
Kolaborasi lintas budaya dan generasi ini membuktikan bahwa inspirasi bisa datang dari mana saja — sebuah manga Jepang era 1990-an kini menggema dalam denting gitar Meksiko di tahun 2026. Bagi yang penasaran dengan detail proses kreatifnya, baca selengkapnya di sini. Atau jelajahi lebih banyak berita Japanese Infotainment lainnya untuk update serupa.

Jadi, kalau kamu penggemar Urasawa atau sekadar penasaran bagaimana manga bisa diubah menjadi musik instrumentalis yang mencekam, lagu Monster wajib masuk playlist-mu. Siapa tahu, ini jadi awal dari kolaborasi lintas negara yang lebih gila lagi.