featured

Wah, para penggemar manga Jump pasti kegirangan! Hideaki Sorachi, sang jenius di balik Gintama yang legendaris, akhirnya kembali dengan karya baru setelah tujuh tahun absen sejak Gintama tamat pada Juni 2019. Serial terbarunya, 2-nen B-gumi Yūsha Desutoroiyāzu, akan dimulai di Weekly Shōnen Jump edisi 21 tahun 2026. Ini bukan sembarang comeback—Sorachi janjikan komedi segar dengan sentuhan lolicon-style desain karakter dan format school gag yang bikin ngakak!

Bayangkan: kelas 2-B penuh "pahlawan penghancur" yang absurd, mirip vibe parodi heroik ala Gintama tapi lebih fokus ke kehidupan sekolah remaja. Preview-nya saja sudah bombastis dengan 66 halaman penuh! Ini jadi karya komedi pertama Sorachi di Weekly Shōnen Jump—sebuah tonggak, mengingat Gintama yang terjual lebih dari 73 juta kopi worldwide, lengkap dengan adaptasi anime, live-action film, hingga Netflix yang tayangkan semua 7 season.

image2

Sorachi, lahir 25 Mei 1979, selalu punya bakat unik menggabungkan satire sosial, action gila, dan humor self-deprecating. Gintama sukses karena tak segan sindir industri manga itu sendiri, dari parodi Dragon Ball hingga meta-joke soal deadline mangaka. Kini, dengan 2-nen B-gumi Yūsha Desutoroiyāzu, ia kembali ke akar komedi Jump-era klasik seperti Bobobo-bo Bo-bobo atau Gag Manga Biyori, tapi dengan twist lolicon yang kontroversial yet charming—desain karakter imut tapi penuh ekspresi over-the-top. Apakah ini bakal jadi spiritual successor Gintama? Atau eksperimen baru yang bikin pembaca ketagihan?

image3

Dari segi seni, Sorachi tetap setia pada garis tebal dinamisnya yang ikonik, furigana liar, dan panel-panel chaos yang bikin mata tak bisa berhenti scroll. Industri Jump lagi butuh angin segar pasca-hiatus panjangnya, dan Sorachi adalah jawabannya. Ini bukan cuma berita, tapi harapan baru buat era Shōnen Jump yang lagi kompetitif.

Sudah siap ketawa ngakak bareng kelas 2-B? Langsung bookmark Jump edisi 21/2026 dan share prediksi kamu di komentar!