featured

Dunia anime Indonesia dan global baru saja kehilangan salah satu “oasis” ilegal terbesarnya. HiAnime, situs streaming bajakan yang selama ini jadi andalan banyak otaku untuk nonton tayangan terbaru tanpa langganan, resmi mengumumkan penutupan permanen. Kabar ini datang setelah hampir tiga bulan masa hening—tanpa suara dari tim pengelola, tanpa update, tanpa harapan untuk kembali.

HiAnime bukan nama asing. Selama bertahun-tahun, platform ini menjadi primadona bagi mereka yang tidak punya akses ke layanan legal seperti Crunchyroll, Netflix, atau Bstation. Dengan koleksi yang hampir menyamai situs resmi—mulai dari seasonal simulcast hingga tontonan lawas—HiAnime tumbuh menjadi “monster” pembajakan. Namun, era itu kini benar-benar berakhir.

Penutupan ini merupakan bagian dari gelombang besar pemberantasan pembajakan yang digalakkan oleh pemegang hak cipta Jepang dan organisasi industri anime global. Selama beberapa tahun terakhir, studio-studio besar seperti MAPPA, Ufotable, dan Kyoto Animation semakin gencar menindak situs ilegal. Dan HiAnime, sebagai salah satu yang terbesar, menjadi sasaran utama.

inline

Bagi penggemar setia, ini pukulan telak. Sejak kejayaan AniTube dan KissAnime tumbang, HiAnime hadir sebagai penerus. Tapi sekarang, “era streaming gratis” mulai meredup. Tim HiAnime sendiri telah putus kontak—semua komunikasi terputus selama 80 hari terakhir, dan tidak ada lagi yang bisa diandalkan.

Namun, dari sudut pandang industri, ini langkah positif. Semakin banyak penonton yang beralih ke platform legal, maka semakin besar dukungan langsung ke studio dan kreator. Ingat, setiap tayangan yang kalian nikmati secara ilegal adalah pendapatan yang hilang dari para animator, sutradara, dan seiyuu yang kerja keras setiap minggunya.

inline

HiAnime sudah pergi. Sekarang saatnya kita berkaca: apakah kita terus mencari “HiAnime berikutnya”, atau mulai mendukung anime secara resmi? Industri ini butuh kita, para penggemar sejati. Yuk, beralih ke legal—biar anime favorit kita terus hidup.