
Sony Interactive Entertainment (SIE) secara resmi mengumumkan pada 1 Juli 2026 bahwa produksi disk fisik untuk game baru konsol PlayStation akan berakhir pada Januari 2028. Keputusan ini menandai langkah besar menuju era digital sepenuhnya bagi para pemain setia PlayStation.
Kebijakan ini hanya berlaku untuk game baru yang dirilis setelah Januari 2028. Game berbasis disk yang sudah beredar sebelumnya tidak terpengaruh—koleksi fisik kalian tetap aman. Dengan demikian, PlayStation 5 varian edisi standar yang memiliki disc drive masih bisa digunakan untuk memainkan game lawas.
Dominasi Penjualan Digital Semakin Tak Terbendung
Dalam laporan keuangan tahun fiskal 2025, Sony mengungkapkan bahwa 78% penjualan game PS5 dan PS4 berasal dari versi digital—naik drastis dari tahun-tahun sebelumnya. Angka ini bahkan lebih tinggi untuk Capcom, yang mencatat 93% rasio penjualan digital pada tahun fiskal berakhir Maret 2026. Tren ini jelas mendorong keputusan Sony untuk menghentikan produksi disk fisik secara bertahap.

Bagi gamer Indonesia yang masih setia pada format fisik, kabar ini mungkin terasa berat. Namun, pergeseran ke distribusi digital sudah terlihat sejak era PS3 dan PS4. Dengan PlayStation Store yang terus menawarkan diskon besar, plus kemudahan unduh langsung, banyak pemain beralih ke digital.
Apa Artinya Buat Para Kolektor?
Meski produksi disk untuk game baru dihentikan, Sony tetap menjual PlayStation 5 edisi standar dengan disc drive untuk kompatibilitas mundur. Artinya, kalian masih bisa memainkan koleksi game PS4 dan PS5 lama yang sudah dibeli. Kabar ini juga memicu spekulasi bahwa PlayStation 6 akan hadir tanpa dukungan disk fisik—waktu yang akan menjawab.

Kalau kalian penasaran dengan berita Japanese Gaming lainnya, langsung cek berita Japanese Gaming lainnya di Popshck. Era digital sudah di depan mata—siap-siap ganti kebiasaan beli game kalian!