
Bayangkan dunia di mana robot telah merebut semua pekerjaan manusia. Satu-satunya cara mendapatkan uang adalah dengan menonton televisi. Itulah premis gila dari Dystopicon, game simulasi hidup anti-utopia yang siap dirilis di Steam pada 27 Juli 2025. Dikembangkan oleh studio indie asal Spanyol, Palitroque, game ini menawarkan tantangan bertahan hidup yang brutal—tidur pun harus bayar.
Mengelola Hidup yang Nyaris Mustahil
Di Dystopicon, kamu mengontrol karakter yang tinggal di apartemen sempit. Setiap hari, kamu harus menyeimbangkan status seperti stamina, rasa lapar, kenyamanan, dan kesenangan. Uang hasil nonton TV digunakan untuk menyewa tempat tidur, membeli makanan, atau menyewa kulkas. Iya, di dunia ini, tidur adalah layanan berbayar. Game ini terinspirasi dari novel Ubik karya Philip K. Dick, dan menghadirkan atmosfer surealis yang kental.

Menariknya, dunia Dystopicon tidak statis. Ada siaran pemerintah dan majalah informasi yang mengungkap pergerakan sosial. Kamu bisa menemukan objek tersembunyi dan mengikuti alur cerita alternatif—bahkan bergabung dengan gerakan perlawanan melawan rezim. Pilihan ada di tanganmu: patuh atau memberontak.
Buat yang penasaran, demo gratis sudah tersedia sejak 11 Desember 2024 dengan dukungan bahasa Jepang. Demo ini mencakup satu stage penuh, mode challenge, dan enam ending berbeda. Kamu bisa langsung coba di halaman Steam resmi atau liat berita Japanese Gaming lainnya buat update terbaru.

Versi lengkap Dystopicon dibanderol $7.99 (sekitar Rp130 ribuan) dengan diskon 15% di dua minggu pertama. Game ini sebenarnya sudah rilis sebagai prototipe di Itch.io pada 2018 dan mencatatkan 12.000 unduhan. Sekarang, dengan visual baru dan konten lebih dalam, siap-siap merasakan pahitnya hidup di dunia yang kehilangan harapan.
Udah siap jadi pemalas yang fighting for survival? Wishlist sekarang di Steam, dan jangan lupa bagikan artikel ini ke teman-teman sesama pecinta game indie unik!