
Palworld, game open-world survival yang fenomenal, akhirnya resmi rilis versi 1.0 pada 10 Juli 2026 lalu. Sayangnya, momen besar ini justru diwarnai oleh gelombang protes keras dari komunitas PlayStation. Bukan karena gameplay atau bug, melainkan karena kebijakan penghentian produksi fisik disk PS5 yang tengah menjadi isu panas.
Palworld Jadi Ajang Protes Fisik Disk PS5
Sontak, trailer peluncuran Palworld versi 1.0 yang diunggah akun resmi PlayStation di YouTube menjadi medan perang. Dari total 49.000 views, kolom komentar dibanjiri 1.300 komentar — mayoritas di antaranya adalah seruan protes terhadap penghapusan fisik disk. Padahal, Palworld sendiri dirilis sebagai game digital-only di semua platform termasuk PS5, Xbox Series X|S, Xbox One, PC (Steam/Microsoft Store), dan Mac (Mac App Store).
Fenomena ini tidak berhenti di YouTube. Akun X (Twitter) resmi PlayStation juga kebanjiran lebih dari 7.000 reply di postingan perkenalan Palworld 1.0. Lagi-lagi, nyaris semua komentar berisi tuntutan agar Sony mempertahankan edisi fisik. Situasi ini memperlihatkan betapa gelisahnya para kolektor dan gamer yang masih setia pada format cakram.
Bukan Cuma Palworld, Semua Postingan PlayStation Kena
Yang menarik, protes ini tidak terbatas pada Palworld saja. Akun PlayStation kini menjadi sasaran empuk — apa pun konten yang di-posting, komentar kritik soal disk langsung membanjiri. Game content jadi tidak relevan; koneksi semata-mata karena Palworld adalah judul baru yang rilis digital-only, memperkuat sentimen bahwa era fisik sudah berakhir.
Meski demikian, hingga saat ini pihak pengembang Pocketpair belum memberikan pernyataan resmi soal kontroversi ini. Sementara itu, jika kamu penasaran dengan fenomena ini lebih dalam, baca selengkapnya di sini. Jangan lupa juga cek berita Japanese Gaming lainnya buat update terkini.

Apakah ini pertanda bahwa era fisik benar-benar akan berakhir? Atau justru akan memicu gerakan kolektor yang lebih kuat? Yang jelas, drama ini menunjukkan bahwa komunitas gamer tetap punya suara — dan mereka tidak takut menggunakannya.

Lo tim fisik atau digital? Share pendapat lo di kolom komentar, yuk!