Gamer Indonesia, siap-siap kaget! NTE: Neverness to Everness, game open-world supernatural urban besutan Perfect World Games, baru aja bikin gempar industri gaming global. Dalam waktu kurang dari dua bulan sejak rilis global pada 29 April 2026, game free-to-play ini berhasil meraup pendapatan lebih dari 14 miliar yuan, atau setara sekitar 33 miliar yen (Rp 4,7 triliun lebih) per 30 Juni 2026.
Angka itu gila banget—bahkan di hari pertama rilis, pendapatan NTE langsung tembus 100 juta yuan (sekitar 23 miliar yen). Lebih dari 60% pendapatan berasal dari versi PC dan Android global, dan game ini berhasil menempati posisi 5 besar iOS Top Charts di seluruh dunia serta jadi Best Seller #1 di PS Store beberapa region.
NTE: Fenomena Global yang Belum Pernah Berhenti
Yang bikin makin wow, pendapatan dua bulan NTE ini setara 25% dari total pendapatan gaming Perfect World Games sepanjang tahun 2025 (57,11 miliar yuan). Game ini tersedia di PC (official site, Steam, Epic Games Store, Google Play Games), Mac, PS5, iOS, dan Android—semua gratis main dengan pembelian dalam game. Sukses besar ini jelas bikin NTE jadi salah satu gacha RPG paling panas tahun ini, lho.
Tapi di balik gemerlap angka itu, ada cerita pahit. Perfect World Games justru memperkirakan rugi bersih 80–120 juta yuan (sekitar 1,9–2,8 miliar yen) untuk semester pertama 2026 karena biaya marketing rilis global yang diakui di muka, sementara pendapatan baru akan dirasakan perlahan sepanjang siklus hidup game.
Kok bisa? Ya, itulah realita bisnis game besar. Biaya promosi awal sangat besar, tapi pendapatan dari gacha dan item shop baru mengalir bertahap. Untuk informasi lebih lengkap, baca laporan aslinya di sini.
Gimana pendapat kalian? Apakah NTE layak jadi game favorit baru? Jangan lupa cek juga berita Japanese Gaming lainnya buat update seru selanjutnya! Udah main NTE? Drop komentar di bawah, yuk!