
Siapa sangka, perusahaan raksasa grafis seperti NVIDIA pernah nyaris kolaps? Dalam acara eksklusif di GiGO Akihabara 3rd Hall, CEO Jensen Huang mengungkapkan bahwa Sega lah yang menyelamatkan mereka setelah kegagalan proyek NV2. Acara yang digelar pada 15 Juli 2026 ini hanya dihadiri sekitar 20 perwakilan media dan 50 peserta undangan, menciptakan atmosfer intim penuh nostalgia.
Kegagalan NV2 dan Campur Tangan Sega
Jensen Huang secara gamblang menceritakan bagaimana proyek NV2, chip grafis generasi awal NVIDIA, mengalami kegagalan besar dan membuat perusahaan berada di ambang kebangkrutan. Namun, Sega datang sebagai penyelamat. Huang menyebut dua figur kunci, yaitu mantan presiden Sega, Shoichiro Irimajiri, dan legenda game, Yu Suzuki, yang secara tidak langsung mendukung NVIDIA di masa-masa sulit tersebut. Dalam sambutannya, Huang tidak henti-hentinya berterima kasih atas dukungan moral dan finansial Sega yang membuat NVIDIA bisa bertahan hingga kini.
Hubungan NVIDIA dan Sega sendiri sudah berlangsung hampir 30 tahun. Salah satu bukti nyata adalah penggunaan NVIDIA GeForce 7800 GTX pada arcade system board Sega yang legendaris, LINDBERGH. Panelis dalam acara tersebut juga diisi oleh CEO Sega Satomi Harunori, COO Uchiumi Kunishi, serta Irimajiri dan Suzuki — sebuah reuni langka yang membangkitkan semangat para penggemar arcade.

Momen di Akihabara ini bukan sekadar nostalgia. Jensen Huang juga mengumumkan kolaborasi terbaru antara Sega dan NVIDIA yaitu RTX Spark. Bagi kamu yang penasaran dengan detail lengkap acara ini, bisa baca selengkapnya di sini. Jangan lupa juga cek berita Japanese Gaming lainnya di Popshck untuk update seru seputar gaming Jepang dan global — termasuk cerita-cerita inspiratif seperti ini.

GiGO Akihabara sebagai lokasi acara menambah nilai historis — tempat ini adalah ikon komunitas arcade Jepang yang tak pernah sepi dari para gamer. Bayangkan, di lokasi seru inilah kisah persahabatan antara dua raksasa industri ini terkuak.
Gimana menurut kalian? Kisah Sega menyelamatkan NVIDIA bikin kita makin respect sama sejarah di balik industri yang kita cintai. Drop komentar kamu di bawah dan ajak teman-teman buat baca artikel ini!