
Desktop Explorer adalah game horor mystery terbaru dari developer Recurring Dream yang sudah dirilis di Steam untuk PC. Game ini mengajak pemain menyelidiki file-file rusak di komputer tua untuk mengungkap kebenaran di balik kasus hilangnya seseorang. Dengan sentuhan nostalgia kuat ke pertengahan 1990-an, game ini menghadirkan atmosfer tegang tanpa mengandalkan jump scare atau gore berlebihan—cocok untuk lo yang suka horor psikologis meresap.
Desktop Explorer: Horor Lewat OS Jadul dan Log Chat yang Bikin Ngeri

Di dalam game, pemain akan menjelajahi sistem operasi ala 90-an lengkap dengan file explorer, chat log, dan aplikasi korup yang harus dipecahkan sebagai puzzle. Fragmen memori yang berserakan jadi kunci utama untuk menguak misteri. Yang bikin menarik, game ini sengaja menghindari horor murahan—suasananya justru dibangun lewat interface creepy dan rasa was-was yang konstan. Harga Desktop Explorer di Steam adalah 2.100 yen (sekitar Rp230 ribuan) dan ada diskon 10% sampai 25 Juli 2025. Sayangnya, bahasa Jepang tidak didukung, tapi pemain Indonesia bisa menikmati teks Bahasa Inggris yang tersedia.
Nostalgia PC Jadul yang Kembali Hidup

Buat lo yang kangen era Windows 95 atau PC lawas, Desktop Explorer terasa seperti surat cinta untuk masa itu. Tidak hanya soal tampilan, tapi juga cara penyampaian cerita yang lambat dan misterius. Game ini mengingatkan kita pada judul-judul horor indie seperti Welcome to the Game atau The Night Journey, tapi dengan pendekatan lebih fokus pada investigasi file. Kalau lo tertarik dengan game horor unik bergaya retro, cek juga berita Japanese Gaming lainnya di Popshck untuk rekomendasi seru.
Desktop Explorer langsung bisa dibeli di Steam dengan diskon awal. Buat informasi lebih detail, baca selengkapnya di Gamespark. Jangan sampai kelewatan diskonnya—hanya sampai 25 Juli!
Udah siap menyelidiki file-file aneh di PC lawas? Drop komentar di bawah dan ajak teman-teman kamu untuk ikut merasakan horor nostalgia ini!