featured

Hikari, Jakarta – Kabar gembira buat pecinta novel visual! Tim independen Team Sanichi baru saja mengumumkan game terbaru mereka, Sanmiittai no Tan'itten atau "Trinity Single Point", yang langsung mengambil inspirasi dari mahakarya legendaris 428: Shibuya Scramble. Game ini rencananya rilis di PC (Steam) dalam rentang waktu 2026–2027, dan siap membawa pengalaman drama kelompok ala 428 ke era baru.

Mengusung tema "bagaimana manusia akan hidup berdampingan dengan AI", Trinity Single Point adalah novel misteri SF latar masa depan dekat di mana AI telah mencapai kecerdasan setara manusia. Plotnya dimulai dari serangkaian bunuh diri misterius yang dipicu oleh peretasan AI ke dalam otak korban. Seram, tapi bikin penasaran!

Seperti 428, game ini akan menghadirkan tiga protagonis yang nasibnya saling terkait. Bedanya, Team Sanichi memperkenalkan fitur inovatif bernama "Engram System". Sistem ini memungkinkan pemain mengumpulkan ide atau gambaran dari satu karakter dan mentransfernya ke karakter lain untuk mengubah alur cerita. Konsep ini menjanjikan kebebasan eksplorasi tinggi dengan trial and error yang justru menjadi inti keseruan.

inarticle1

Team Sanichi menekankan bahwa game ini bukan sekadar visual novel biasa. Mereka ingin pemain merasakan proses penemuan melalui percobaan dan kesalahan, layaknya memecahkan teka-teki raksasa. Dengan sentuhan group drama yang khas, setiap pilihan akan terasa berdampak.

Buat yang merindukan gaya bercerita 428 — dengan adegan live-action dan narasi yang memacu adrenalin — Trinity Single Point menawarkan atmosfer serupa, tapi dibalut dengan tema AI kontemporer. Satu hal yang pasti: genre SF mystery di Steam bakal makin panas!

Udah siap menerka nasib tiga protagonis ini? Pantengin terus info selanjutnya, ya — dan jangan lupa wishlist game-nya biar nggak ketinggalan!