
Siapa bilang YouTuber cuma jago bikin konten? Natsume-sanchi, kreator populer asal Jepang, baru saja meluncurkan serial manga perdana mereka berjudul 『どこツらんど(仮)~どこにでもいるけど、どこにもいないアイツらの土地~』 atau dalam Bahasa Indonesia bisa disebut Dokotsurando (tentatif). Seri ini langsung dimuat di majalah Weekly Shōnen Champion edisi 28 tahun 2026 yang terbit pada 11 Juni lalu, dan langsung menyuguhkan chapter 1 hingga 3 sekaligus. Kolaborasi antara dunia kreator digital dan industri manga cetak memang selalu menarik, dan kali ini Natsume-sanchi membawakan sensasi "chaos × cute" yang jadi ciri khas mereka.
Kisah Napime dan Yowakikokorokun yang Bikin Gemas
Manga komedi pendek ini mengadaptasi dunia warna-warni yang awalnya diciptakan oleh anggota Natsume-sanchi bernama Saya. Karakter utamanya adalah makhluk mirip anak ayam bernama Napime (なぴめ) dan tikus kecil bernama Yowakikokorokun (弱き心くん). Judul sementaranya—dengan tambahan (仮)—menunjukkan bahwa ini masih dalam tahap eksplorasi, tapi isi ceritanya sudah padat dengan tingkah lucu kedua tokoh tersebut dalam keseharian mereka yang absurd.
Gaya visual dari Dokotsurando jelas mengingatkan pada ilustrasi ceria ala komik anak-anak, namun dengan sentuhan humor dewasa yang khas penggemar berat manga. Ini bukan sekadar komik imut—ada lapisan satire dan kekocakan yang hanya bisa dihasilkan oleh kreator yang paham selera pembaca modern. Buat kamu yang suka manga slice-of-life dengan elemen surreal seperti Nichijou atau campuran imut dan brutal ala Happy Sugar Life, Dokotsurando layak masuk radar.

Kolaborasi antara Natsume-sanchi dan Weekly Shōnen Champion ini adalah langkah berani—membawa pengaruh budaya YouTuber ke halaman majalah legendaris. Bagi penggemar karya sang kreator, ini seperti mimpi jadi nyata: karakter yang biasa muncul di video sekarang bisa dinikmati dalam format tankōbon di masa depan. Informasi lengkap tentang serial ini bisa kamu baca selengkapnya di sini.

Kalau kamu penasaran dengan fenomena kreator konten yang merambah dunia manga, jangan lewatkan berita Japanese Manga lainnya di portal kami. Siapa tahu ini jadi awal dari gelombang baru kolaborasi digital-ke-cetak.
Sudah lihat debut Dokotsurando? Ceritain pendapatmu di kolom komentar!