Bagi para penggemar Welcome to Demon School! Iruma-kun, mungkin kalian sudah terbiasa dengan komedi ringan dan kehangatan persahabatan di Akademi Sihir Jujutsu. Namun, ketika memasuki IruMafia Edition Volumes 2-4, kita diajak menelusuri sisi yang jauh lebih kelam dari dunia sihir itu. Seri ini membawa Iruma sebagai cucu angkat Keluarga Babel, sebuah peran yang bukan hanya sekadar plot twist ringan, melainkan mengubah nuansa cerita menjadi drama kekerasan dan tragedi yang matang.

Menguak Konflik Kekuasaan Keluarga Babel
Jika buku-buku sebelumnya berfokus pada adaptasi Iruma ke kehidupan mewah kaum bangsawan iblis, IruMafia ini membawa kita langsung ke intrik dunia kriminal. Plotnya mulai menunjukkan bahwa dunia di balik jubah sihir itu ternyata dipenuhi konflik kekuasaan yang brutal.
Kita menyaksikan perkembangan karakter pendukung yang luar biasa kompleks. Misalnya, kisah Clara Valac yang diselamatkan dari sirkus misterius—latar belakangnya terkait perbudakan dan lelang pasar gelap yang sangat mencekam. Sementara itu, Alice Asmodeus juga menghadapi dilema moral besar ketika berhadapan dengan korupsi polisi, memaksanya mempertanyakan makna sejati keadilan dalam dunia iblis.
Ketegangan ini tidak hanya terbatas pada konflik personal. Volume tiga menampilkan perjuangan perebutan kekuasaan di kawasan kumuh antara geng jalanan Ameri dan Keluarga Babel. Klimaksnya berupa permainan capture-the-flag-paintball yang menegangkan, menunjukkan bahwa hierarki mafia tidak mengenal kata santai.

Perubahan nada ini menunjukkan kedewasaan penceritaan dari mangaka yang membuat karya ini. Ini bukan lagi sekadar petualangan sekolah; melainkan studi karakter tentang bagaimana trauma dan tanggung jawab membentuk seorang pemimpin, seperti peran Iruma sebagai underboss Keluarga Babel. Jika kalian ingin mendalami lebih banyak analisis manga sejenis, jangan lupa cek berita Japanese Manga lainnya. Untuk detail plot yang lebih lengkap mengenai transisi genre ini, kamu bisa baca selengkapnya di sini.
Perpaduan antara komedi fantasi dan drama mafia thriller seperti ini memang berani, namun berhasil menaikkan taruhan cerita ke level yang jauh lebih emosional. Sudah baca volume Mafia Iruma? Kasih tahu kita pendapat kamu tentang sisi gelap iblis ini!
