Clover Games Korea Bangkrut, Lord of Heroes Tutup 9 Mei

Gamer mobile, siap-siap kaget! Developer Korea Clover Games resmi mengajukan prosedur kepailitan korporat ke pengadilan pada 9 April kemarin. Kabar buruk ini langsung bikin komunitas Lord of Heroes heboh, karena semua judul game mereka bakal tutup layanan secara bertahap mulai 9 Mei mendatang. Sudah nggak ada lagi grinding hero epic di dunia gacha favorit ini!
Seperti dilaporkan dari sumber terpercaya, pembelian in-app untuk semua title Clover Games udah dihentikan sejak 6 April. CEO Yoon Song-guk sendiri ngaku udah berusaha mati-matian: potong biaya karyawan, suntik modal pribadi, tapi tetep aja perusahaan nyentuh titik tak tertahankan. "Kami capek berjuang sendirian," ujarnya dalam pengumuman resmi.

Yang bikin worry, provider server eksternal bisa matiin layanan kapan aja sebelum 9 Mei tanpa pemberitahuan gara-gara prosedur bangkrut ini. Jadi, buruan backup data akunmu dan nikmatin sisa waktu! Refund langsung dari Clover Games susah banget, gamer harus klaim lewat pusat customer Google Play atau App Store. Jangan lupa cek riwayat pembelianmu sekarang juga.

Buat penggemar JRPG dan gacha Korea seperti Lord of Heroes yang punya mekanik turn-based seru plus lore mendalam, ini pukulan telak. Mirip kasus developer lain di Asia yang struggle pasca-pandemi, di mana revenue gacha drop gara-gara kompetisi ketat dari HoYoverse atau Netmarble. Komunitas Indo yang aktif di Discord dan Reddit pasti lagi rame bahas migrasi ke game serupa kayak Epic Seven atau RAID: Shadow Legends.
Pengumuman ini dirilis Clover Games tepat 9 April, jadi stay tuned update resmi. Sayang banget hero-hero favorit harus pamit, tapi begitulah dunia mobile gaming—kadang brutal!
Udah cek akun LoH-mu belum? Share pengalaman favoritmu di komentar dan tag temen yang main bareng! Siapa tau ada event perpisahan epic sebelum server mati.