
Para penggemar anime sejarah bersiaplah! Seiyuu kawakan Daisuke Namikawa angkat bicara soal perannya sebagai Chagatai, pangeran kedua Genghis Khan, dalam anime Tenmaku no Jardougal (atau dikenal sebagai Jaadugar: A Witch in Mongolia). Dalam wawancara eksklusif bersama Anime!Anime!, Namikawa mengungkap sisi unik karakter yang ia suarakan, yang bukan sekadar pemimpin papan atas.
Chagatai: Bukan Pangeran Biasa, Tapi Pelaksana Tugas yang Gigih
Menurut Namikawa, daya tarik utama Chagatai justru terletak pada posisinya yang "bukan yang teratas". Ia adalah sosok yang cool, sangat teliti, dan tipe orang yang blak-blakan. "Ada pesona tersendiri karena dia bukan pemimpin tertinggi, tapi dia menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab," ujar Namikawa. Ia juga mendeskripsikan Chagatai sebagai karakter yang tahan banting—mampu menekan emosinya saat mulai meluap, sebuah sifat yang membuatnya makin menarik untuk diamati.
Anime Tenmaku no Jardougal sendiri diadaptasi dari manga karya Tomato Soup, berlatar Mongolia abad ke-13. Ceritanya mengikuti Shitara, mantan budak perempuan yang berhasil mengguncang kekaisaran. Dengan latar belakang sejarah yang kental, tim produksi bahkan melakukan studi lokasi ke Mongolia untuk menangkap atmosfer asli. Namikawa pun mengaku terkesan dengan langit malam berbintang yang ia lihat di sana—suasana yang juga berhasil dihadirkan dalam animasi.

Diproduksi oleh Science SARU dan ditayangkan di blok IMAnimation milik TV Asahi, anime ini dijadwalkan rilis pada musim panas 2026. Dengan elemen negosiasi berbahaya dan risiko besar dalam ceritanya, Namikawa menjanjikan penonton bisa mendapatkan "emosi langka" yang jarang ditemukan di anime lain. Seperti yang dilaporkan Anime!Anime!, penampilan Namikawa sebagai Chagatai siap memikat para pencinta anime.

Buat kamu yang penasaran dengan deretan anime garapan seiyuu favorit, jangan lupa cek juga berita Japanese Anime lainnya di portal kami.
Siap-siap terhanyut dalam intrik politik Mongolia! Tandai kalendermu—Juli 2026, jangan sampai ketinggalan.