
Dunia sastra dan anime Jepang kehilangan salah satu legenda. Keigo Higashino, penulis novel misteri fenomenal yang karyanya Kusunoki no Ban'nin baru saja diadaptasi menjadi film anime perdana pada Januari 2026, dikabarkan meninggal dunia pada 23 Juli 2026 di usia 68 tahun. Kabar duka ini diumumkan pada 27 Juli melalui akun resmi X (Twitter) yang dikelola oleh tujuh penerbit yang menerbitkan buku-bukunya, sebagaimana dilaporkan di sumber asli artikel ini.
Lahir di Osaka pada 1958, Higashino memulai kariernya sebagai insinyur setelah lulus dari jurusan Teknik Elektro Universitas Prefektur Osaka. Namun, keberuntungannya berubah pada 1985 saat novel perdananya Houkago meraih Penghargaan Edogawa Rampo ke-31. Puncak pengakuan datang lewat The Devotion of Suspect X (serial Galileo) yang memenangkan Naoki Prize ke-134. Total, ia telah menulis 106 buku (tidak termasuk karya bersama), dengan novel terakhir Eien no Kioku dijadwalkan rilis pada 5 Agustus 2026.
Perjalanan Karya Sang Maestro dan Anime 'Kusunoki no Ban'nin'
format(webp)
Yang menarik bagi komunitas anime adalah debut adaptasi film anime dari salah satu novel Higashino yang berjudul Kusunoki no Ban'nin (The Guardian of the Camphor Tree). Film ini diproduksi oleh A-1 Pictures dengan sutradara Tomohiko Itō (dikenal lewat Sword Art Online dan Erased). Rilis pada Januari 2026, film ini menjadi pintu pertama bagi penggemar anime untuk menikmati dunia misteri Higashino secara visual. Bagi kalian yang ingin terus update berita anime, jangan lupa cek berita Japanese Anime lainnya.
Selain itu, popularitas serial Galileo-nya masih membara. Sebuah pembacaan drama (read-aloud play) untuk The Devotion of Suspect X yang dijadwalkan pada 15 Agustus 2026 akan menampilkan seiyuu papan atas seperti Takuya Eguchi, Daisuke Namikawa, Shugo Nakamura, dan Misa Ishii. Sayangnya, Higashino tidak sempat menyaksikan pertunjukan tersebut.

Kehilangan ini terasa begitu berat, namun warisan Higashino akan terus hidup melalui setiap halaman novelnya, setiap adaptasi layar lebar, dan kini juga melalui anime perdana Kusunoki no Ban'nin. Bagi penggemar misteri dan anime, ini adalah saat yang tepat untuk kembali membaca karya-karyanya sambil menonton film anime yang telah ia titipkan untuk kita semua. Selamat jalan, sensei. Karyamu tak akan pernah pudar.
