Peniru Sakurai Mr.Children Dipecat Agensi, Tinggal di Mobil

Di dunia hiburan Jepang yang penuh gemerlap, tak selalu ada kisah bahagia. Baru-baru ini, seorang talent mono-mane (peniru artis) yang sudah 24 tahun bergelut meniru Kazutoshi Sakurai dari Mr. Children, membuat publik terkejut dengan pengakuan tragisnya. Muncul di program variety 'Uta no Susume' Fuji TV pada 19 April 2026 pukul 19.00, ia buka suara soal nasibnya yang kian terpuruk.
Lewat layar kaca, pria ini cerita bahwa ia baru saja dipecat dari agensi talentnya. Tak punya penghasilan tetap dari luar, ia terpaksa tinggal di dalam mobil karena keuangan yang morat-marit. "Hidupku pas-pasan banget," katanya dengan nada getir, menggambarkan kondisi 'seikatsu girigiri' yang bikin hati penonton ikut pilu. Untuk bertahan, ia kini mengandalkan one-man show, pertunjukan solo yang jadi tumpuan hidupnya.

Bukan cuma itu, masa lalunya pun tak kalah berat. Ia pernah bercerai, dan punya dua anak yang kini berusia sekitar 20 tahun. Sayangnya, ia tak bisa memberikan nafkah yang layak untuk mereka. "Saya merasa sangat menyesal," ungkapnya, menunjukkan sisi manusiawi di balik topeng peniru superstar rock Jepang itu.
Mr. Children, band legendaris dengan hits seperti 'Tomorrow never knows' yang mendominasi chart Oricon bertahun-tahun, tentu jadi inspirasi besar baginya. Tapi 24 tahun meniru Sakurai—vokalis karismatik dengan suara khas—tak menjamin kestabilan finansial di industri hiburan yang kejam ini. Di Jepang, mono-mane talent sering jadi bintang variety show seperti di Fuji TV, tapi kompetisi sengit bikin banyak yang tersingkir.
Kisah ini mengingatkan kita pada realitas keras di balik sorotan panggung. Dari agensi ternama hingga bermalam di mobil, perjalanan hidupnya jadi pelajaran berharga soal ketangguhan di dunia entertainment Jepang.
Ikuti update terbaru dari portal pop culture Jepang kami—siapa tahu ada titik terang untuk sang peniru berbakat ini!
(348 kata)