Build A Rocket Boy Kolaps: Nasib Proyek Raksasa EVERYWHERE Terancam Musnah

subject description - Gameplay Demo MindsEye 4K

Industri gaming global kembali dihebohkan dengan kabar kehancuran finansial dari Build A Rocket Boy Ltd. Developer yang bertanggung jawab atas judul MindsEye, kini dilaporkan telah memasuki status Administrasi di Inggris pada 23 September. Berita ini memicu spekulasi besar mengenai nasib proyek ambisius mereka, terutama game open-world UGC bernama EVERYWHERE—proyek yang sempat digadang-gadang sebagai "tandingan" bagi raksasa seperti Grand Theft Auto (GTA).

Perusahaan ini pernah mengumpulkan dana lebih dari $110 juta untuk mewujudkan tiga pilar utama proyek, termasuk EVERYWHERE dan tools pendukung seperti ARCADIA. Namun, segala harapan itu kini diuji oleh realita keuangan yang keras. Laporan keuangan per September 2025 menunjukkan kerugian operasional mencapai sekitar £48 million. Lebih parah lagi, cadangan kas perusahaan (£19 million) ternyata sudah berada di bawah liabilitas jangka pendek mereka (£25 million), menandakan krisis likuiditas yang serius.

Kegagalan Komersial MindsEye dan Tekanan Finansial

Kondisi keuangan yang memburuk ini diperparah oleh performa peluncuran MindsEye pada 11 Juni 2025. Meskipun dinantikan, game tersebut menerima ulasan yang beragam. Para gamer mengkritik aspek monotonitas gameplay serta masalah performa teknis yang dialami pengguna di platform Steam (dengan status positif hanya mencapai 48%).

subject description - MindsEye Gameplay Demo 4K

Sejak awal, Build A Rocket Boy telah melalui serangkaian PHK (layoffs), termasuk pengurangan staf yang dilaporkan pada Oktober 2025 dan gelombang pemotongan berikutnya di Maret hingga Mei 2026. Tekanan operasional ini membuat mimpi besar EVERYWHERE terasa semakin jauh dari jangkauan.

Pendiri perusahaan, Leslie Benzies—yang dikenal karena perannya sebagai mantan produser seri Grand Theft Auto III di Rockstar North—telah membangun reputasi yang luar biasa. Namun, kasus Build A Rocket Boy menjadi pengingat keras betapa rapuhnya industri pengembangan game raksasa. Sebuah proyek open-world sekelas EVERYWHERE, meskipun didukung oleh visi besar dan modal fantastis, ternyata rentan diterpa badai masalah finansial dan kritik pasar.

subject description - MindsEye screenshot gallery PS5 Pro

Semua ini menyiratkan bahwa meskipun memiliki fondasi kuat dari industri gaming Jepang maupun Barat, sebuah developer harus mampu menjaga stabilitas finansial serta merespons kritik pasar secara cepat. Perjalanan Build A Rocket Boy menunjukkan betapa sulitnya mempertahankan proyek ambisius dalam ekosistem game yang kompetitif dan selalu berubah. Untuk mengikuti perkembangan berita Japanese Gaming lainnya, kamu bisa cek berita Japanese Gaming lainnya.

Gimana menurutmu? Apakah EVERYWHERE masih punya kesempatan untuk bangkit dari krisis ini? Drop komentar di bawah dan ajak teman-teman kamu!

Game latest news

MOST POPULAR

Information

About
Contact
Media Partner
Privacy Policy
Terms of Service

Connect with us

Facebook
Instagram
X
Tiktok

Email : info@popshck.com

Copyright © 2026 Pop Shck - All Right Reserved