Pekan ini, dua game dari Jepang langsung mencuri perhatian: Big Walk dan Beast of Reincarnation. Dalam kolom Now Gaming di Automaton, keduanya dibahas sebagai game yang punya daya tarik unik—satu karena bikin pemainnya nyasar, satu lagi karena berhasil membuat penulisnya pindah kubu.
Big Walk: Koop Open World yang Justru Seru Saat Tersesat
Big Walk adalah open-world first-person co-op action untuk PC (Steam), PS5, dan Nintendo Switch 2. Yang bikin beda dari game koop lain: voice chat dalam game hanya terdengar kalau karakter kamu dekat. Kalau temanmu makin jauh, suaranya makin hilang—dan di situlah letak keseruannya.
Game ini memang dirancang agar pemainnya gampang terpisah dan tersesat secara natural. Apalagi ada konsep waktu: kalau malam tiba dan kamu berpisah dari rombongan, orientasi langsung makin sulit. Jangan harap bisa santai, karena kalau jatuh, kamu nggak langsung respawn di tempat semula.
Yang lebih menarik, seluruh stage, lapangan, dan gimmick dibuat manual tanpa elemen random. Banyak yang menyebut kesannya “Nintendo-like”—tiap sudut peta terasa disengaja dan penuh maksud developer. Ini bukan sekadar game koop biasa, tapi petualangan yang menguji komunikasi dan keberanian buat nyasar.
Beast of Reincarnation: Game Freak yang Bikin Pindah Kubu
Dari tim di balik Pokémon, Game Freak menghadirkan Beast of Reincarnation untuk PS5, Xbox Series X|S, dan PC. Menurut laporan di kolom mingguan tersebut, kualitas kamera sejauh ini terasa oke—kecuali saat melawan bos raksasa. Subtitle yang kecil rencananya bakal diperbaiki lewat update.
Salah satu momen yang paling menarik adalah skill Kuu. Kuu punya bloom skill dengan efek memulihkan HP, jadi bisa dipakai kayak potion penyelamat. Penulis artikel sampai mengaku “berkhianat” dari Emma ke Kuu karena kepraktisan skill ini. Buat kamu yang suka eksplorasi dan mikir strategi, ini wajib masuk radar.
Oh ya, di pekan yang sama ada juga Okugafuchi Shotengai (奥ヶ淵商店街), horror eksplorasi dari tim di balik 真砂楼 dan 鳴蟇村. Game ini mengajak kamu menyusuri pusat perbelanjaan yang sudah terbengkalai sambil menjalankan ritual misterius. Buat pencinta horor Jepang, pasti layak masuk wishlist.
Buat nambah wawasan gaming Jepang, jangan lupa cek berita Japanese Gaming lainnya di Popshck, atau baca selengkapnya di artikel sumber.
Dua-duanya bikin penasaran, kan? Drop komentar di bawah kalau kamu tim Emma atau tim Kuu—dan siap-siap tersesat bareng teman-temanmu!
