
Pada 5 Agustus 2026, KRAFTON JAPAN menggelar "KRAFTON × ReLU Games Development Talk" di Tokyo. Sesi dari tim ReLU Games membahas pemanfaatan AI dalam pengembangan game, termasuk proses lahirnya MIMESIS, game horor co-op yang bikin pemain saling curiga. Para developer memberi gambaran nyata bagaimana AI dipakai dalam alur produksi game modern.
MIMESIS: Horor Koop yang Menguji Kepercayaan
MIMESIS adalah game horor co-op untuk 4 pemain. Pemain harus menghadapi AI yang meniru manusia, sehingga rasa percaya antaranggota tim diuji habis-habisan. NPC AI bernama "MIMESIS" bisa meniru gerakan dan suara pemain secara real-time untuk menyamar di antara kelompok. Bayangkan temanmu tiba-tiba ngomong aneh—bisa jadi itu bukan dia! Mulai dari gaya jalan sampai nada bicara, semuanya bisa dibuat menyerupai anggota tim.

Game ini memulai Early Access pada Oktober 2025 dan sudah tembus 2 juta kopi terjual di Steam. Angka luar biasa untuk horor co-op yang mengandalkan aspek psikologis, bukan sekadar jumpscare. Ini membuktikan bahwa konsep AI yang meniru pemain punya daya tarik besar, sekaligus menegaskan posisi ReLU Games sebagai studio yang berani bereksperimen.

Dalam presentasi "A Studio Where 3-4 Prototypes Are Born Per Week", AI Creative Team Leader Lee Gimun membeberkan bagaimana studio ini memakai AI sebagai fondasi desain. Menariknya, ReLU Games sudah mulai menggunakan AI sebelum teknologi generative AI populer. AI bukan cuma alat bantu; AI dipakai untuk menciptakan mekanik game baru. Perumpamaannya seperti sinema—hanya tahu cara pakai kamera nggak cukup buat bikin film bagus. Setiap prototipe yang lahir tiap minggu diuji untuk melihat apakah AI bisa menghadirkan interaksi sosial yang beda, khususnya di genre horor.
Rangkuman lengkap acara ini bisa baca selengkapnya di sini. Sementara itu, kalau mau update seputar industri game Jepang dan Asia, jangan lupa cek berita Japanese Gaming lainnya di Popshck. Acara ini menjadi bukti AI bisa jadi bahan eksperimen serius di industri game, bukan sekadar gimmick pemasaran. Apalagi dengan dukungan KRAFTON, potensi ReLU Games ke depan jelas patut dipantau.
MIMESIS menunjukkan kalau AI bisa jadi bahan baku horor yang segar, bukan cuma musuh dengan pola serangan itu-itu saja. Udah penasaran cobain? Drop komentar di bawah dan ajak teman-teman buat tes kepercayaan kalian!
