
Aktor dan penyanyi legendaris Jepang, Sugai Ryotaro (81), sukses membuat Menteri Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang, Ueno Kenichiro, kewalahan di hadapan publik. Momen itu terjadi dalam acara ‘Mamotte, Kenkou Day 2026’ yang digelar di Tokyo pada 28 Juli 2026. Sugai, yang dikenal sebagai ikon seni tradisional dan peduli isu kesehatan, secara gamblang menyoroti kebijakan kesehatan yang dinilainya belum optimal. Ueno yang harusnya menjadi pembicara utama justru tampak tajitaji — istilah Jepang untuk gugup atau kehilangan kata-kata.
Sugai Ryotaro Tantang Menteri Ueno Berdansa
Dalam forum diskusi yang mengusung tema promosi kesehatan melalui dansa — anjuran khusus untuk warga 65+ — Sugai tak ragu menunjukkan langkah dansa sederhana. Ia lalu menantang Menteri Ueno untuk ikut bergerak. “Silakan Bapak berdansa sendirian untuk kami,” ujar Sugai yang membuat Ueno semakin gugup dan mencoba mengelak. Penolakan sang menteri justru menambah kehebohan, apalagi acara ini juga dihadiri penyanyi Makino Yako (64) dan SU dari RIP SLYME sebagai pendukung spesial.

Kejadian ini sontak menjadi viral, mengingat sang menteri biasanya lihai berhadapan dengan politisi, tapi justru kalah start oleh seorang senior berusia 81 tahun. Di tengah perbincangan serius tentang kebijakan obat dan asuransi (baca selengkapnya di sumber asli), Sugai menunjukkan bahwa kesehatan bisa dimulai dari hal sederhana: menari. Langkah dansa yang diperagakannya benar-benar membuat suasana diskusi berubah hidup.

Bagi penggemar budaya pop Jepang, Sugai Ryotaro dikenal bukan hanya sebagai aktor dan penyanyi top, tetapi juga figur yang tak segan menyuarakan pendapat. Momen seperti ini membuktikan bahwa industri hiburan bisa menjadi panggung untuk menyentuh isu publik. Penasaran dengan drama serupa lainnya? Jangan lewatkan berita Japanese Infotainment lainnya yang tak kalah seru.
Kalau bisa membuat menteri keder, Sugai Ryotaro jelas masih punya panggung yang terang. Kita lihat saja gebrakan apa lagi yang akan dia lakukan selanjutnya.
