
Dunia manga kembali mencatat sejarah. Akira Toriyama, sang maestro di balik Dragon Ball dan Dr. Slump, resmi dilantik ke dalam Will Eisner Comic Awards Hall of Fame saat perhelatan San Diego Comic-Con 2026. Ini bukan sekadar penghargaan biasa—Toriyama kini berdiri sejajar dengan legenda seperti Osamu Tezuka, Katsuhiro Otomo, Rumiko Takahashi, dan Junji Ito di jajaran elit kreator manga yang diakui di kancah komik global. Penghormatan ini datang secara anumerta, setelah sang mangaka berpulang pada tahun 2024, dan melengkapi induksinya sebelumnya ke Harvey Awards Hall of Fame di tahun yang sama.
Perjalanan Menuju Keabadian: Nominasi hingga Seleksi Publik
Proses seleksi tahun ini berlangsung ketat. Toriyama terpilih melalui nominasi publik dari 16 kandidat, bersaing dengan nama-nama seperti Chris Ware, Colleen Doran, dan Jeff Smith. Sebelumnya, ia sempat masuk nominasi pada 2019 namun belum terpilih. Kini, pengakuan itu akhirnya tiba.

Tak hanya lewat Dragon Ball yang melegenda (1984–1995) dan Dr. Slump yang jenaka (1980), Toriyama juga meninggalkan jejak besar di industri game sebagai character designer untuk Dragon Quest, Chrono Trigger, dan Blue Dragon. Kemampuannya menyulap desain ikonik membuat namanya abadi lintas medium. Bersama Toriyama, Hall of Fame tahun ini juga menerima 19 Judges Choice honorees, termasuk mangaka legendaris Go Nagai. Ini menegaskan bahwa pengaruh manga Jepang terhadap komik dunia tak terbantahkan.

Bagi kita para penggemar, ini lebih dari sekadar trofi. Ini adalah pengakuan bahwa semangat Dragon Ball—kekuatan, persahabatan, dan pantang menyerah—telah menembus batas budaya. Kalau kamu ingin tahu lebih dalam tentang perjalanan Toriyama, baca selengkapnya di sini. Dan tentu saja, jangan lewatkan berita Japanese Manga lainnya di portal kami.
Selamat, Toriyama-sensei. Kamehameha-mu akan terus bergema sepanjang masa. Sudah siap nostalgia marathon Dragon Ball? Bagikan momen favoritmu di kolom komentar
