
Capcom baru saja mengumumkan kabar gembira bagi komunitas Street Fighter 6 di seluruh dunia. Pada 23 Juli 2024, mereka memperbarui Capcom Community Tournament Guidelines yang mengizinkan hadiah berupa produk khas daerah (termasuk makanan) untuk turnamen non-formal. Sebelumnya, panitia hanya boleh memberikan sertifikat dan trofi tanpa nilai moneter. Sekarang, hadiah seperti camilan lokal, kerajinan tangan, atau oleh-oleh unik bisa diberikan—asalkan tidak untuk dijual kembali atau ditukar uang.
Aturan Baru untuk Hadiah Turnamen Komunitas
Perubahan ini muncul karena Capcom ingin turnamen non-formal tetap non-komersial dan diorganisir oleh pemain sendiri. Aturan dasar tetap berlaku: biaya pendaftaran maksimal 2.000 yen, tidak boleh ada sponsor, dan laporan keuangan harus transparan. Namun, dengan hadiah lokal, penyelenggara bisa memberi penghargaan yang mencerminkan budaya dan identitas komunitas setempat. Bayangkan memenangkan turnamen Street Fighter 6 sambil membawa pulang sekotak wagashi khas Kyoto atau sambal khas daerah Indonesia!

Hadiah non-tunai seperti boneka Blanka-chan atau parfum Ed dari Capcom Cafe (lihat gambar di atas) kini makin mungkin untuk dijadikan prize pool. Meski begitu, uang tunai, gift certificate, atau barang bernilai moneter setara tetap dilarang. Langkah ini menurut otoritas Capcom juga bisa mendorong promosi daerah—semacam regional branding lewat turnamen.
Bagi kamu yang tertarik menggelar turnamen, pastikan membaca panduan lengkap dari Automaton agar tidak melanggar ketentuan. Capcom menegaskan semua turnamen harus tetap berbasis komunitas, bukan komersial.

Dengan aturan baru ini, atmosfer turnamen Street Fighter 6 bakal makin seru dan unik—bukan sekadar hadiah standar. Kalau kamu jadi panitia, kira-kira hadiah khas daerah apa yang bakal kamu siapkan? Tulis pendapatmu di kolom komentar dan jangan lupa cek berita Japanese Gaming lainnya di Popshck!
