
Para penggemar game petualangan naratif dan fiksi ilmiah serius, siap-siap melek! Mayak, sebuah game petualangan SF yang seluruh visualnya dibuat dengan teknik hand-drawn (lukisan tangan), baru saja merilis versi demo di Steam pada 17 Juli 2026. Yang bikin game ini makin unik? Pengembangnya, Nikita Nplus1, adalah seorang beneran peneliti yang bekerja di lembaga riset. Jadi bukan cuma omdo — cerita yang dihadirkan didasari ilmu pengetahuan modern yang solid.
Game ini mengajak pemain merasakan pengalaman first contact antara manusia dan kecerdasan luar angkasa. Cerita dimulai ketika sinyal misterius berupa bilangan prima tiba dari Beta Vulpeculae (Bintang Rubah). Premis yang ngingetin kita sama karya-karya klasik seperti Lem, Heinlein, Egan, dan Strugatsky bersaudara — dan itu memang sumber inspirasi yang diakui langsung oleh sang developer.
Visual Hand-Drawn yang Bikin Mata Betah
Mayak nggak main-main di urusan visual. Semua scene — dari karakter, latar, hingga efek — adalah lukisan digital digital oil painting yang terpengaruh gaya impresionis dan manga. Hasilnya? Setiap frame bisa dibilang layak dibingkai. Coba lihat sendiri detailnya:

Selain soal seni, game ini juga secara serius mengupas topik-topik seperti transmisi sinyal antarbudaya, enkripsi dan dekripsi, serta kemungkinan perjalanan antarbintang. Buat kalian yang doyan lore fiksi ilmiah yang realistis, ini surga banget.
Bagi yang penasaran dengan detail lebih lanjut soal latar belakang pengembangan, bisa baca artikel aslinya di sini (sumber asli dari Jepang).
Demo Mayak sudah bisa kamu coba gratis di Steam. Versi penuh direncanakan rilis pada 2027, dan kabar baiknya: game ini mendukung bahasa Jepang. Sembari menunggu, jangan lupa cek juga berita Japanese Gaming lainnya di Popshck biar nggak ketinggalan info game seru lainnya.

Udah coba demo-nya? Share pendapat kalian di kolom komentar, ya! Siapa tahu ini jadi hidden gem SF yang kalian tunggu-tunggu.
