
Dua anggota Snow Man, Fukazawa Tatsuya dan Sakuma Daisuke, muncul sebagai tamu spesial dua minggu di program Nippon TV Sakusaku yang tayang 12 Juli 2026. Acara itu mengupas tuntas tren ‘shiru’ —stiker yang lagi viral di kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Tanpa diduga, segmen ini justru melahirkan momen kocak sekaligus kritik pedas dari Fukazawa.
Fukazawa mengaku sangat puas setelah menjalani pengalaman pertama dalam hidupnya: tukar stiker dengan seorang bocah laki-laki kelas satu SD. “Ini tukar stiker pertamaku, aku berhasil!” serunya antusias. Tapi kegembiraan itu berubah menjadi serangan kilat ke arah Sakuma. Saat Sakuma memilih stiker berbentuk daging, Fukazawa langsung bereaksi, “Kamu sama sekali nggak paham ‘shiru-katsu’ (aktivitas kumpul stiker)!” Ledekan itu sontak membuat kru dan penonton tertawa.
Tren Stiker Digital vs Fisik: Pandangan Snow Man
Segmen ini juga mengungkap pergeseran besar dalam budaya stiker Jepang. Dalam beberapa tahun terakhir, stiker fisik perlahan tergantikan oleh stiker digital yang sering dibagikan dalam bentuk roll online. Fukazawa pun bernostalgia ke masa SD-nya. “Dulu waktu kelas enam, saya suka banget tukar stiker. Sekarang semuanya digital di roll,” kenangnya. Ia mengakui bahwa hal ini membuat aturan tukar stiker semakin rumit.

Momen kocak lain terjadi saat Sakuma melanggar etika tak tertulis dalam pertukaran stiker. Seorang anak bahkan mengirim foto stiker dengan keterangan ‘bye-bye’ sebagai respons atas pilihan Sakuma. Kejadian itu menjadi bukti bahwa meskipun stiker berubah bentuk, anak-anak tetap punya kode sopan santun sendiri. Selengkapnya bisa baca laporan lengkap dari Oricon News.

Dari stiker fisik ke digital, tren ini membuktikan bahwa budaya koleksi tidak akan pernah mati — yang berubah hanyalah medianya. Penasaran dengan ulasan seru soal budaya pop Jepang? Jangan lupa mampir ke berita Japanese Infotainment lainnya di Popshck untuk update terbaru dari dunia idol dan variety show Negeri Sakura.