
Setelah vakum nyaris satu dekade, Project Phoenix — salah satu kampanye Kickstarter RPG paling kontroversial asal Jepang — tiba-tiba muncul kembali dengan pengumuman mengejutkan. Proyek yang berhasil mengumpulkan sekitar $1,02 juta (¥110 juta) dari 15.800 backer pada 2013 ini sempat dianggap mati begitu saja. Namun, melalui update di halaman Kickstarter pada 7 Juli 2026, sang developer akhirnya memecah keheningan panjang mereka.
Perjalanan Panjang Project Phoenix: Dari Kickstarter ke Kebangkitan 2031
Project Phoenix adalah proyek ambisius yang digawangi oleh Hiroaki Yura (producer/director, juga violinist yang mengerjakan audio Diablo III dan Valkyria Chronicles), penulis Yoko Enomoto, dan komposer legendaris Nobuo Uematsu (Final Fantasy). Awalnya ditargetkan rilis pertengahan 2015 untuk PC, PS Vita, PS4, dan mobile. Namun, sejak 2014 pengembangan tersendat setelah programmer utama David Clark hengkang ke Moon Studios untuk menggarap Ori and the Will of the Wisps, yang menguras habis dana hingga 2015.
Creative Intelligence Arts (CIA) menghentikan semua pembaruan setelah 2019 — sampai akhirnya pada 2026 mereka kembali dengan kabar baru. Kini pengembangan ditangani oleh studio AREA 35 dengan tim penuh lebih dari 30 staf, didanai penuh dari kantong pribadi Yura, bukan dari sisa dana Kickstarter. Baca selengkapnya di sini.

Bersamaan dengan update, AREA 35 merilis tema utama baru karya Uematsu dan video prototipe gameplay. Proyek ini diperkirakan rampung pada akhir 2031. Meski perjalanan masih panjang, ini adalah bukti nyata bahwa mimpi para backer belum benar-benar padam. Kalau kalian penasaran dengan perkembangan RPG legendaris lainnya, jangan lupa cek berita Japanese Gaming lainnya di portal kami.

Apakah 2031 masih terlalu lama? Atau justru kalian makin penasaran setelah melihat video prototipenya? Tulis pendapat kalian di kolom komentar, geng!