featured

Pada episode 'Tatemono Tansaku' di TV Asahi yang dipandu Atsushi Watanabe pada 11 April lalu, sorotan jatuh pada rumah baru di Sapporo, Hokkaido. Rumah ini baru rampung Maret 2025, dirancang untuk memaksimalkan cahaya alami di daerah bersalju. Berlokasi di lereng menghadap selatan, desainnya brilian mengatasi tantangan cuaca ekstrem khas Hokkaido.

Fitur utama? Atrium setinggi 6 meter yang disebut "Hako space" atau ruang kotak. Ruang ini mulus terhubung dengan taman, menciptakan ilusi ruang terbuka lebar. Lantai 1 LDK (Living-Dining-Kitchen) dilengkapi empat skylight, langit-langit tinggi hingga 6 meter, dan tanaman hijau yang memperkuat bentuk kotaknya. Angin bisa berhembus bebas melalui dua taman, bikin rumah terasa segar sepanjang hari.

image2

Spesifikasi rumah ini tak main-main. Luas lahan 179,8 m² (54,4 tsubo), luas bangunan 72,8 m² (22,0 tsubo), dan total luas lantai 102,6 m² (31,0 tsubo). Desainnya dari Asou Kumuten Asou Sekkei Kobo, sementara pembangunannya ditangani Kinoshita Ikkyu Kenshishi Jimusho. Konsep ini bukan sekadar estetika—ini soal harmoni antara arsitektur modern dan alam Hokkaido yang keras.

Atsushi Watanabe, pembawa acara ikonik yang dikenal teliti mengeksplor bangunan unik, pasti terpesona. Episode ini menampilkan bagaimana rumah ini seperti trik seni, memukau penonton dengan transisi halus dari interior ke eksterior. Di tengah tren minimalis Jepang, desain ini jadi inspirasi bagi pecinta arsitektur yang ingin rumah anti-bosan.

image3

Rumah ini bukti kalau di daerah dingin pun, cahaya dan ruang terbuka bisa jadi kenyamanan utama. Bagi fans 'Tatemono Tansaku', episode ini wajib ditonton ulang—desainnya bikin iri!

Pantau terus update arsitektur Jepang di portal kami. Siapa tahu rumah impianmu berikutnya terinspirasi dari sini? (347 kata)