
Game simulasi kereta api retro yang sempat kontroversial karena dianggap jiplak Densha de GO! akhirnya resmi berganti nama. Retro Rail: Japan! — itulah judul baru yang dipilih developer Barely Making Games setelah sebelumnya menggunakan nama Retro Rail GO!. Keputusan ini diumumkan pada 8 Juli sebagai respons atas kritik publik yang menuding game terlalu mirip seri legendaris Taito.
Perubahan Nama dari Retro Rail GO! Menjadi Retro Rail: Japan!
Meski judul dan antarmuka pengguna (UI) diubah, inti gameplay tetap dipertahankan. Developer menegaskan tidak menggunakan materi berhak cipta dan telah mengganti aset AI generatif. Proyek yang sempat hampir dibatalkan ini akhirnya dilanjutkan berkat dukungan fans.
Seperti Apa Gameplay Retro Rail: Japan?
Game ini mengusung grafis retro 3D khas simulator kereta Jepang era 90-an sebagai penghormatan pada genre. Pemain bisa memilih dua mode:
- Casual mode – jadwal longgar, batas waktu santai, untuk pemula.
- Professional mode – patuh jadwal ketat, sinyal, pengumuman stasiun, dan akselerasi/decelerasi dua notch seperti nyata.
Tiga rute direncanakan: kereta bawah tanah kota, sektor pinggiran kota, dan jalur lokal pemandangan alam. Kondisi cuaca seperti cerah, kabut, salju, hujan, dan malam hari hadir. Early Access di Steam tahun 2026 akan membawa 2 rute dan 2 tipe kereta.

Keputusan Barely Making Games mengubah judul dan UI menuai respons positif dari komunitas. "Kami tidak ingin game ini terus dipandang sebagai klon, jadi kami lakukan perubahan ini sambil tetap setia pada visi awal," tulis developer. Untuk detail lebih lengkap, baca selengkapnya di sini.
Dari Kontroversi ke Dukungan: Perjalanan Retro Rail: Japan!
Barely Making Games sempat mempertimbangkan membatalkan proyek setelah gelombang kritik. Namun, dukungan fans yang menikmati game ini membuat mereka kembali bersemangat. "Kami menerima banyak pesan positif dari pemain yang menantikan game ini. Itu yang membuat kami terus maju," ujar developer. Cek juga berita Japanese Gaming lainnya di portal kami.

Buat penggemar simulasi kereta retro, pantengin terus Retro Rail: Japan! di Steam. Jangan lupa share artikel ini!