
Gamer Indonesia, siap-siap merinding dengan cara yang beda! HORSES, game horor first-person yang sempat ramai karena ditolak Steam dan Epic Games Store pada November 2025, akhirnya rilis dengan dukungan bahasa Jepang sejak update 16 Juni lalu. Tapi, apakah game ini benar-benar “problem berbahaya” seperti yang digembar-gemborkan? Mari kita bedah.
Gaya Film Bisu yang Bikin Merinding
Game ini mengadopsi estetika hitam-putih dengan rasio 4:3, ala film bisu era awal sinema. Dialognya disampaikan lewat intertitle—teks di antara adegan—tanpa suara tokoh. Setting-nya? Sebuah peternakan aneh di mana manusia telanjang bermasker kuda dipelihara layaknya hewan. Kamu berperan sebagai protagonis yang harus menjalani 14 hari kerja kasar di bawah perintah “peternak”.
Yang bikin HORSES unik bukanlah gore atau kekerasan berdarah-darah, melainkan horor sehari-hari yang mengganggu: membersihkan kandang, membuang kotoran, dan ritual kebersihan yang terasa ganjil. Adegan seksual juga ada, walau sudah diberi sensor mosaik. Semua ini disajikan dengan sentuhan black humor kental—seperti lelucon bad taste yang panjang, bukan alegori mendalam.
Kenapa Dilarang Steam?
Steam dan Epic sempat memblokir penjualan HORSES karena kontennya yang dianggap “melampaui batas”. Tapi setelah dicoba, kebanyakan pemain justru merasa ini lebih ke eksperimen horor absurd. Durasi mainnya cuma sekitar 3 jam, cocok buat kamu yang mau pengalaman horor unik tanpa komitmen panjang. Saat ini game tersedia di GOG.com, Itch.io, dan Humble Store—bisa kamu cek langsung di sumber aslinya untuk info lebih detail.

Bagi penggemar horor yang bosan dengan jumpscare standar, HORSES menawarkan sensasi berbeda—seperti menonton film bisu mengerikan sambil tersenyum miris. Apakah ini game untuk semua orang? Jelas tidak. Tapi kalau kamu penasaran dengan kontroversi yang sebenarnya, ini tiket masuk yang pas.

Jangan lupa cek juga berita Japanese Gaming lainnya di portal kami buat update horor-horor unik dan rilisan terbaru dari Jepang. Udah siap menyelami kegilaan peternakan manusia? Drop pendapatmu di kolom komentar, ya!