
Dunia manga kembali dikejutkan dengan kolaborasi langka. Shuzo Oshimi, mangaka di balik mahakarya psikologis Aku no Hana dan Blood on the Tracks, resmi mengadaptasi karya horor surealis Kuchi ni Kansuru Ankēto (Survei tentang Mulut) ke dalam format komik. Cerita orisinalnya ditulis oleh Haijin, seorang penulis misterius yang karyanya sudah lebih dulu diangkat ke layar lebar—film adaptasi dari karya yang sama telah dirilis dan mendapat sambutan hangat. Adaptasi manga ini akan diserialisasikan secara digital melalui platform Shonen Jump+, yang semakin menjadi tempat bagi eksperimen berani dalam industri.
Kuchi ni Kansuru Ankēto: Ketika Mulut Bukan Sekadar Organ

Bagi penggemar setia Oshimi, namanya identik dengan eksplorasi sisi gelap psikologi manusia—dari obsesi, trauma, hingga dorongan destruktif. Kini ia menyulap premis absurd ala Haijin menjadi panel-panel yang mengganggu namun memikat, memadukan surealisme dengan ketegangan psikologis yang menjadi ciri khasnya. Judul asli Kuchi ni Kansuru Ankēto (Questionnaire About the Mouth) merujuk pada sebuah survei misterius tentang mulut—di mana partisipan ditanyai pertanyaan aneh dan mengganggu—yang mungkin terdengar sepele, tetapi menjanjikan teror yang membekas. Haijin sendiri dikenal dengan cerita-cerita horor surealis yang sering berpusat pada ketidaknyamanan sehari-hari, menjadikan kolaborasi ini sangat pas. Versi filmnya, yang telah dirilis lebih dulu, mendapat sambutan hangat di kalangan pecinta horor Jepang. Kini giliran pembaca manga yang bisa menikmati interpretasi visual ala Oshimi, yang diyakini akan lebih mendalam dan gelap.
Keputusan Oshimi—yang terkenal dengan karya-karya cetak seperti Aku no Hana—untuk bergabung dengan Jump+ menunjukkan pergeseran industri: platform digital kini menjadi rumah bagi eksperimen berani, memberikan ruang bagi adaptasi yang tidak biasa seperti ini. Bagi yang penasaran dengan kisah orisinal Haijin, baca selengkapnya di sini. Sementara itu, untuk menjelajahi lebih banyak berita manga seru, kunjungi berita Japanese Manga lainnya di portal kami.

Dengan gaya gambarnya yang khas—garis-garis tajam dan ekspresi hampa yang menusuk, yang telah memikat pembaca di Blood on the Tracks—Oshimi diprediksi akan menghadirkan adaptasi yang jauh lebih gelap dan lebih intim dari versi filmnya. Apakah kamu siap dengan teror survei mulut versi manga? Pantau terus serialisasinya di Shonen Jump+, dan jangan lupa siapkan mentalmu!