
Kimura Takuya, ikon Jepang yang dikenal lewat drama-drama legendarisnya, kembali menjadi sorotan — kali ini bukan karena aktingnya, melainkan karena ambisinya di meja permainan. Ia akan turun dalam ajang ‘Baba Nuki Saijaku-Ō Ketteisen’ (Turnamen Penentuan Raja Terlemah Versi Baba Nuki), seperti dilaporkan oleh Natalie.mu. Acara ini merupakan kompetisi unik yang mengadu nasib dan strategi para peserta dalam permainan kartu Baba Nuki (versi Jepang dari Old Maid), namun dengan aturan khusus: BABA dilarang, alias tidak menggunakan kartu joker atau karakter BABA tertentu.
Kimura, yang sebelumnya menyandang gelar “最弱王” (Saijaku-Ō) atau “Raja Terlemah” setelah kekalahan memalukan di edisi sebelumnya, datang dengan tekad balas dendam. Ia ingin merebut kembali kehormatannya dengan membuktikan bahwa nasib sialnya bukanlah harga mati. Bergabung sebagai peserta baru, Monaki dan Oyone akan menjalani debut mereka di turnamen ini, menambah bumbu persaingan yang sudah panas.
Peserta Baru dan Strategi Baru
Turnamen ini bukan sekadar permainan kartu biasa — ini adalah tontonan yang menggabungkan elemen variety show Jepang yang mendebarkan. Para peserta harus membaca gerak-gerik lawan, mengatur ekspresi wajah, dan berharap tidak menjadi orang terakhir yang memegang kartu. Dengan hadirnya Monaki dan Oyone, dinamika permainan dipastikan berubah. Apakah Kimura mampu keluar dari bayang-bayang gelar “terlemah” dan bangkit sebagai pemenang? Atau justru akan kembali dipermalukan oleh pemain baru?
![]()
Fans setia Kimura Takuya pastinya menanti momen ini dengan antusias. Kehadirannya di acara yang ringan seperti ini justru menunjukkan sisi santai dan kompetitif dari aktor yang biasanya tampil serius di layar kaca. Untuk informasi lengkap seputar turnamen ini, kamu bisa baca selengkapnya di sini. Jangan lupa juga cek berita Japanese Infotainment lainnya untuk update terbaru dari dunia hiburan Jepang.

Apakah Kimura Takuya benar-benar bisa melepas stigma “Raja Terlemah”? Saksikan sendiri keseruannya — karena turnamen ini baru akan dimulai, dan taruhannya adalah harga diri.