Legenda aksi Jepang, Yasuaki Kurata, memberikan pujian setinggi langit kepada tiga maestro laga modern dalam proyek terbarunya berjudul Yume Monogatari (Dream Story). Dalam wawancara yang dimuat di Natalie, aktor kawakan yang namanya melegenda lewat film-film aksi Hong Kong dan Jepang itu menyebut era saat ini sebagai “era mereka” — merujuk pada Koichi Sakamoto, Yuji Shimomura, dan Kenji Tanigaki.
Tiga nama tersebut bukan sembarang pembuat film. Sakamoto dikenal sebagai otak di balik adegan laga spektakuler di Kamen Rider dan Power Rangers; Shimomura adalah tangan dingin di balik koreografi The Raid dan John Wick 4; sementara Tanigaki adalah pakar aksi yang kerap bekerja sama dengan Donnie Yen. Kata Kurata, mereka bertiga sudah menjadi pemimpin sejati dalam sinematografi aksi global — dan Yume Monogatari menjadi ajang pembuktian paling mutakhir.
Yume Monogatari: Mimpi Aksi Tanpa Batas
Proyek ini digadang-gadang sebagai perpaduan mimpi dan realitas tempur yang brutal. Kurata sendiri menjadi pusat narasi, memerankan sosok yang terbangun ke dalam dunia onirik penuh pertarungan. Dalam trailer perdana yang dirilis, tampak adegan-adegan bertempo tinggi yang menandakan tangan dingin trio sutradara tersebut. “Mereka bukan hanya penerus, mereka adalah pelopor di zamannya,” ujar Kurata dalam artikel tersebut.

Kurata, yang kini berusia 78 tahun, tetap aktif di dunia perfilman aksi. Ia baru-baru ini menerima Grand Honorary Prize di Asian Summer Film Fest, menunjukkan pengaruhnya yang tak pudar. Kini, dengan Yume Monogatari, ia seolah memberikan tongkat estafet kepada generasi baru pembuat film laga.

Para penggemar aksi di Indonesia bisa menyimak berita Japanese Infotainment lainnya untuk update seputar film ini. Yume Monogatari belum mengumumkan tanggal rilis resmi, namun antisipasi sudah membuncah di kalangan komunitas aksi global.
Pujian dari seorang legenda seperti Kurata bukanlah hal yang main-main. Ini adalah pengakuan bahwa aliran darah baru perfilman aksi Jepang sedang mengalir deras — dan kalian tidak ingin ketinggalan.