
Grup idola pria asal STARTO Entertainment, timelesz, mendapat kesempatan langka untuk menyelami dapur kreatif Disney dan Pixar dalam episode spesial acara varietas mereka, timelesz Família, yang tayang di Nippon TV. Dalam episode bertajuk “Family Learning Disney/Pixar SP”, para member tidak hanya belajar tentang teknik bercerita emosional, tetapi juga untuk pertama kalinya mengetahui bagaimana proses pemilihan pengisi suara (seiyuu) untuk versi Jepang film-film Disney. Baca selengkapnya di sini tentang penampakan eksklusif di balik layar ini.
Proses Pemilihan Pengisi Suara Disney Versi Jepang Terungkap
Seorang eksekutif Walt Disney Japan yang bertanggung jawab atas musik dan hiburan langsung di kawasan Asia-Pasifik hadir untuk membeberkan proses kreatif tersebut. Timelesz pun dibuat terkejut mengetahui bahwa pemilihan suara untuk karakter ikonik seperti Buzz Lightyear atau Nemo melalui tahapan panjang—mulai dari audisi ketat hingga keputusan akhir yang mempertimbangkan kesesuaian vokal dengan animasi. Informasi ini menjadi sorotan karena selama ini proses casting seiyuu Disney di Jepang jarang diungkap ke publik.
Selain itu, timelesz juga mempelajari “8 steps of story” Pixar, teknik bercerita yang dipakai untuk menciptakan narasi mengharukan di film-film seperti Toy Story, Finding Nemo, dan Cars. Salah satu fakta menarik yang diungkap: para animator Pixar melakukan riset langsung ke dunia nyata—misalnya, menyelam dan mempelajari kehidupan laut untuk membuat Finding Nemo terasa autentik.

Tak sekadar teori, para member timelesz juga menjalani tantangan “Toy Story character change” di mana mereka harus mengekspresikan emosi tanpa dialog—persis seperti yang dilakukan animator saat menghidupkan karakter. Tantangan ini menguji kemampuan akting dan improvisasi mereka di depan kamera.

Bagi penggemar yang penasaran dengan dunia di balik layar Disney/Pixar sekaligus ingin melihat sisi berbeda dari timelesz, episode ini wajib ditonton. Jangan lupa jelajahi juga berita Japanese Infotainment lainnya untuk update seru dari dunia hiburan Jepang.
Ikuti terus perjalanan timelesz — pelajaran emosi dari Pixar ini baru permulaan.