Gahi-chan! Terlalu Banyak Oppai, Cerita Yokai Terpinggirkan

Gahi-chan! Vol. 4 cover art by Tirotata

Gahi-chan! karya Tirotata—mangaka yang juga menggambar Futari no Omocha—datang dengan premis yang cukup menarik: seorang mangaka miskin bernama Kurehito Higa (alias Nekotarou-sensei) bertemu dengan gadis telanjang bernama Ruri yang ternyata adalah gahi, yokai mirip cephalopod yang doyan memakan gambar. Sayangnya, ekspektasi terhadap cerita supernatural yang wholesome kandas setelah beberapa chapter.

Alih-alih membangun dunia yokai yang unik, komik ini justru berulang kali menyelipkan adegan fanservice berlebihan yang rasanya dipaksakan. Gaya gambarnya memang bersih dan imut—sangat khas R18 doujinshi—tapi plotnya terasa terburu-buru dan tidak padu. Setiap kali karakter baru diperkenalkan, kesannya hanya sebagai alasan untuk menambah objek lewd baru, bukan untuk memperkaya narasi.

Kelemahan Naratif Gahi-chan: Ketika Fanservice Mengalahkan Cerita

Review dari Anime Corner yang terbit pada 27 Juni 2026 secara gamblang menyoroti kekecewaan ini. Menurut sang reviewer, Gahi-chan semestinya slice-of-life dengan sentuhan supranatural, tapi isinya terlalu banyak “oppai” hingga elemen yokai tenggelam. Bahkan perbandingan dengan konten FAKKU! setelah “sellout” ke payment processor pun dilontarkan—sebuah kiasan pedas untuk kritik terhadap orientasi komersial yang mengorbankan substansi.

Volume 1 Gahi-chan — review dari Asian Movie Pulse

Sayangnya, potensi awal Gahi-chan yang menawarkan konsep yokai pemakan gambar nyaris tidak tergali. Pembaca yang mencari kedalaman cerita—misalnya seperti yang biasa kamu temukan di berita Japanese Manga lainnya—akan kecewa karena setiap chapter terasa seperti loncatan untuk fanservice tanpa perkembangan berarti.

Bagi yang sudah akrab dengan karya Tirotata sebelumnya, gaya ilustrasinya memang mudah dikenali dan tetap nikmat dipandang. Tapi untuk sebuah judul yang beredar secara legal melalui BookWalker, rasanya kurang etis jika hanya mengandalkan daya tarik visual tanpa narasi yang matang.

Gahi-chan! Vol. 1 by Tirotata via Book Hero

Gahi-chan adalah contoh nyata bagaimana eksekusi bisa membuat premis brilian terbuang percuma. Cocok untuk kamu yang cuma butuh bacaan ringan dengan gambar cantik—tapi jangan harap cerita yokai yang dalam. Sudah baca Gahi-chan? Kasih tahu pendapat kamu di kolom komentar!

Share

Game latest news

MOST POPULAR

Information

About
Contact
Media Partner
Privacy Policy
Terms of Service

Connect with us

Facebook
Instagram
X
Tiktok

Email : info@popshck.com

Copyright © 2026 Pop Shck - All Right Reserved