
Dunia hiburan dan teka-teki baru saja menyaksikan momen langka. Alexey Pajitnov, sang pencipta Tetris, dan Ernő Rubik, sang inovator di balik Rubik's Cube, akhirnya bertemu dalam sebuah video perbincangan spesial yang dirilis oleh MegaHouse. Bagi para penggemar game dan puzzle, ini bukan sekadar obrolan biasa — ini adalah pertemuan antara dua ikon yang telah menghibur jutaan orang di seluruh dunia.
Dalam video yang baca selengkapnya di sini, Pajitnov mengaku sudah lama menjadi penggemar Rubik's Cube. Ia bahkan merasa sangat senang bisa bertemu langsung dengan sang penemu. Rubik sendiri menceritakan bagaimana ia terinspirasi oleh struktur kubus yang sederhana namun kompleks, sementara Pajitnov memuji tingkat kesempurnaan dari kubus 3×3 yang menjadi dasar Rubik's Cube.
Rahasia di Balik Kesuksesan Dua Puzzle Legendaris
Kedua tokoh ini sepakat bahwa Tetris dan Rubik's Cube memiliki kesamaan fundamental: keduanya mudah dipahami secara intuitif, tetapi menyimpan kedalaman yang membuat pemain terus kembali. Kesederhanaan yang jenius — itulah yang membuat kedua puzzle ini tetap relevan selama puluhan tahun.

MegaHouse juga memperkenalkan dua produk kolaborasi resmi yang langsung mencuri perhatian. Pertama, Rubik's Cube Tetris (Rp495.000) — sebuah kubus yang menggunakan tetromino (blok empat kotak) sebagai motifnya. Pemain harus memutar kubus sambil menyusun enam jenis tetromino ke posisi yang ditentukan. Kedua, Tetris Board Game (Rp462.000), sebuah permainan papan kompetitif untuk 2–4 pemain yang menguji strategi penyusunan tetromino untuk meraih skor tertinggi.
Keduanya adalah bukti bahwa inovasi tak pernah berhenti. Dari layar game hingga kubus fisik, Tetris dan Rubik's Cube terus beradaptasi tanpa kehilangan esensi.

Bagi kamu yang penasaran, jangan lewatkan berita Japanese Infotainment lainnya di portal kami. Siapa sangka dua legenda ini akhirnya berkolaborasi — sebuah momen yang layak diabadikan dalam sejarah pop culture dunia. Tetap pantengin terus, karena inovasi seperti ini hanya muncul sekali dalam satu generasi.