
Program spesial EIGHT-JAM yang tayang 24 Juni 2026 lalu sukses mengajak penonton menyusuri sejarah 50 tahun idola wanita Jepang dari era Showa hingga Reiwa. Episode berdurasi dua jam ini menghadirkan deretan bintang tamu spesial, mulai dari mantan anggota Morning Musume, Goto Maki, hingga member King & Prince, Takahashi Kaito. Dengan iringan produser musik papan atas seperti Taro Hakase, Satoshi Takebe, dan Hyadain, acara ini seperti membuka buku teks idola yang hidup.
Maki Goto dan Takahashi Kaito Beri Perspektif Unik
Salah satu momen paling menarik adalah saat Goto Maki mengaku syok saat pertama kali mendengar demo lagu 'Love Machine' — lagu yang dipilih langsung oleh para produser. "Saya tidak menyangka lagu itu akan sebesar itu," ujarnya. Sementara itu, Takahashi Kaito memberikan pandangan mendalam tentang perbedaan idola pria dan wanita. Menurutnya, idola wanita sejak dulu memiliki aura rapuh sekaligus ilahi yang tidak dimiliki idola pria — komentar yang langsung viral di media sosial.
Acara ini juga menampilkan rekaman langka versi unreleased 'Southpaw' milik Pink Lady, serta wawancara eksklusif dengan legenda Akina Nakamori. Dari Pink Lady dan Momoe Yamaguchi di era 70-an, Seiko Matsuda dan Akina di 80-an, hingga Morning Musume dan AKB48 di 90-an dan 2000-an, EIGHT-JAM merangkai perjalanan transformasi idola wanita secara apik. Tak lupa, kelompok baru seperti FRUITS ZIPPER dan CANDY TUNE juga disorot sebagai wajah masa depan.

Bagi penggemar idol Jepang, episode ini wajib ditonton karena menghadirkan nostalgia sekaligus wawasan baru. Kamu bisa baca selengkapnya di sini untuk detail daftar lagu dan tamu. Ingin terus update soal tren idola Jepang? Kunjungi berita Japanese Infotainment lainnya di Popshck.

Jangan lewatkan episode-episode EIGHT-JAM selanjutnya — perjalanan musik Jepang masih panjang!