
Film terbaru Hirokazu Kore-eda, Sheep in the Box (Hako no Naka no Hitsuji), kembali menggetarkan hati para penikmat sinema Jepang. Dibintangi Ayase Haruka dan Daisuke (Chidori), film ini mengisahkan pasangan suami istri yang kehilangan putra mereka dua tahun lalu, lalu kedatangan humanoid berwajah sang anak. Premis yang mirip dengan Air Doll (2009) bukan tanpa alasan — Kore-eda sendiri mengaku kedua film punya benang merah yang kuat.
Kore-eda Bandingkan 'Sheep in the Box' dengan 'Air Doll'
Dalam wawancara dengan media Jepang, Kore-eda menjelaskan bahwa kesamaan terbesar antara Sheep in the Box dan Air Doll adalah pertanyaan mendasar: "Bagaimana boneka yang memiliki hati melihat dunia?" Di Air Doll, boneka seks tiba-tiba hidup dan merasakan cinta. Di film barunya, humanoid yang hadir sebagai pengganti anak justru memicu dilema emosional antara rasa kehilangan dan keterikatan buatan.
Salah satu detail menarik dalam proses syuting adalah arahan sutradara untuk aktor Ayumu Nakajima yang berperan sebagai insinyur. Kore-eda meminta Nakajima tersenyam dengan "level 105" dan "level 110", lalu memilih versi 105 — sebuah pendekatan unik yang menunjukkan ketelitian sang maestro dalam membangun nuansa. Bahkan logo title film pun punya makna mendalam: dua karakter "no" (の) ditulis dengan font Mincho dan Gothic yang berbeda, mencerminkan perbedaan antara anak asli yang hidup dan humanoid pengganti.

Sheep in the Box telah diputar di kompetisi utama Festival Cannes ke-79 dan sukses di box office Jepang. Hingga 15 Juni, film ini meraih 446.000 penonton dengan pendapatan 600 juta yen dari 365 bioskop. Di Hong Kong, film dirilis dengan judul 再生家族 (Keluarga yang Terlahir Kembali), sementara di Amerika Utara akan didistribusikan oleh NEON (yang sebelumnya membawa ANORA) mulai 24 Juli.

Bagi penggemar Kore-eda yang menikmati sisi humanis dalam Air Doll, film ini menawarkan kedalaman serupa — ditambah sentuhan tema modern soal kecerdasan buatan dan kesedihan. Kalau kamu penasaran, baca selengkapnya di sini dan jangan lupa cek berita Japanese Infotainment lainnya untuk update terbaru dari dunia film Jepang.
Siap-siap terhanyut dalam tangis dan tawa — 'Sheep in the Box' adalah bukti bahwa Kore-eda masih jadi dalang emosi paling piawai.