
Buku bergambar berjudul Watashi Hatsune Miku: Komatte Iru no yang akan dirilis pada 26 Juni 2025 oleh penerbit Shufunotomo ternyata menimbulkan kebingungan di kalangan internal staf. Beberapa karyawan bahkan sampai bertanya, "Ini benar-benar dapat izin resmi dari pihak Crypton?" karena kontennya yang sangat berbeda dari citra pop dan ceria Hatsune Miku selama ini.
Penulis buku ini adalah Hikaru Tanaka, seorang komedian dari Grape Company sekaligus mangaka yang pernah memenangkan Japan Picture Book Award ke-25 lewat debutnya Pants-san. Menariknya, Tanaka awalnya menolak tawaran tersebut dengan alasan "sama sekali tidak mungkin bagi saya." Namun, ia akhirnya menerima setelah diberi kebebasan penuh untuk menginterpretasi karakter Miku sesuka hati — dan hasilnya benar-benar di luar dugaan.
Kisah di Balik Buku 'Watashi Hatsune Miku: Komatte Iru no'
Buku ini digambarkan sebagai karya yang "sedikit melankolis," sengaja bertolak belakang dengan imej Miku yang biasanya gemerlap dan penuh energi. Tanaka mendapat lampu hijau dari pihak resmi untuk "lakukan sesukamu," sehingga lahirlah cerita surealis yang membuat banyak pihak tercengang. Bahkan di dalam penerbit Shufunotomo sendiri, beberapa staf mengaku ragu apakah konten ini benar-benar sudah mendapat persetujuan resmi.
![]()
Bagi penggemar setia Miku, tentu ini kabar mengejutkan. Apalagi, edisi khusus eksklusif Amazon.co.jp akan menyertakan SONOCA dengan rekaman baru bacaan dari Saki Fujita, pengisi suara asli Hatsune Miku. Artinya, meski kontennya kontroversial, dukungan resmi dari pihak terkait tetap ada.
![]()
Kehadiran buku ini menunjukkan bahwa karakter virtual seperti Miku bisa dieksplorasi dalam berbagai medium dan tone — tidak selalu harus ceria. Bagi yang penasaran dengan kontroversi ini, baca selengkapnya di sumber asli atau simak berita Japanese Infotainment lainnya untuk update terbaru.
Apakah buku ini akan menjadi karya seni yang dihargai atau justru membuat fans kecewa? Ikuti terus perkembangannya — ini baru pemanasan.